Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJUTAN besar mewarnai babak perempat final Qatar Terbuka pada Kamis waktu setempat. Dua unggulan utama, petenis nomor dua dunia Iga Swiatek dan juara Australia Terbuka Elena Rybakina, harus angkat koper lebih awal setelah ditumbangkan lawan-lawannya dalam pertandingan yang menguras emosi dan tenaga.
Petenis unggulan pertama sekaligus juara bertahan tiga kali berturut-turut, Iga Swiatek, secara mengejutkan takluk di tangan Maria Sakkari yang tampil impresif. Sementara itu, unggulan ke-10 Victoria Mboko berhasil menumbangkan ketangguhan Rybakina dalam pertarungan tiga set.
Sakkari, petenis asal Yunani yang kini menduduki peringkat 52 dunia, menunjukkan mental baja saat membalikkan keadaan untuk menang dengan skor 2-6, 6-4, 7-5. Kemenangan ini memutus tren negatif Sakkari yang sempat kehilangan kepercayaan diri akibat penurunan peringkat.
"Sudah lama sekali saya tidak mendapatkan kemenangan besar seperti hari ini," ujar Sakkari yang pernah menduduki peringkat 3 dunia pada 2022 lalu.
"Ketika peringkat Anda turun dan Anda tidak bermain tenis dengan baik, Anda mulai meragukan diri sendiri dan berpikir tidak akan pernah bisa mengalahkan pemain-pemain top itu lagi. Jadi, ini adalah proses besar di kepala Anda untuk meyakini bahwa Anda bisa melakukannya."
Swiatek sebenarnya memulai laga dengan dominan, menyapu set pertama dengan skor 6-2. Namun, Sakkari bangkit di set kedua dengan mematahkan servis petenis Polandia itu pada gim kedua. Laga pun berlanjut ke set penentuan, pertama kalinya terjadi dalam tujuh pertemuan antara keduanya. Melalui duel sengit selama hampir dua setengah jam, Sakkari akhirnya memastikan tiket semifinal pada match point ketiga.
"Tahun lalu di babak kedua di sini melawannya, saya tidak percaya diri, saya tidak percaya pada diri sendiri, dan tahun ini berbeda. Saya merasa jauh lebih baik," tambah Sakkari yang akan menghadapi Karolina Muchova di semifinal.
Di partai lain, petenis muda Kanada berusia 19 tahun, Victoria Mboko, kembali membuktikan reputasinya sebagai kuda hitam. Mboko berhasil mengalahkan Elena Rybakina dengan skor 7-5, 4-6, 6-4 dalam laga berdurasi dua jam 24 menit.
Mboko yang sempat disingkirkan oleh Aryna Sabalenka di Melbourne bulan lalu, tampil agresif dengan mematahkan servis Rybakina sebanyak tiga kali di set pembuka. Meski Rybakina sempat membalas di set kedua, kekuatan fisik Mboko di set penentuan menjadi kunci kemenangannya.
Kemenangan ini membawa Mboko ke semifinal Doha untuk menghadapi petenis Latvia, Jelena Ostapenko, yang melaju setelah mengalahkan Elisabetta Cocciaretto 7-5, 6-4. (AFP/Z-2)
Langkah Janice Tjen, di turnamen WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 resmi terhenti di babak 32 besar setelah mengakui keunggulan petenis nomor dua dunia, Iga Swiatek.
Meskipun Janice Tjen datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menembus peringkat 46 dunia awal bulan ini, pengalaman Swiatek sebagai pemegang enam gelar Grand Slam
Pertandingan antara Iga Swiatek vs Janice Tjen dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026. Kick-off atau waktu mulai pertandingan diperkirakan pada pukul 20.30 WIB
Janice Tjen tampil dominan di Qatar Terbuka 2026 usai tekuk Beatriz Haddad Maia 6-1, 6-0. Simak jadwal dan statistik lawan Iga Swiatek malam ini.
Bagi Rybakina, ini menjadi semifinal Grand Slam keempat sepanjang kariernya dan yang pertama sejak Wimbledon 2024.
Raducanu menjalani laga kompetitif pertamanya di United Cup, Selasa (6/1).
Duet andalan Maria Sakkari dan Stefanos Tsitsipas tampil dominan untuk membawa Yunani meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas timnas Jepang di laga pembuka United Cup, Sabtu (3/1).
Unggulan ketiga Jessica Pegula menangkis lima set poin saat kedudukan 5-4 di set pembuka sebelum meraih kemenangan 7-5 dan 6-4 atas Maria Sakkari di National Bank Open.
Pada babak 16 besar, Gauff akan melawan Magda Linette, yang mengalahkan petenis kualifikasi Linda Fruhvirtova.
Coco Gauff membutuhkan waktu 1 jam 35 menit untuk mengalahkan Maria Sakkari, yang merupakan salah satu petenis Indian Wells Masters terkuat dalam beberapa tahun terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved