Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Emma Raducanu Tetap Pasang Optimisme Tinggi usai Kalah di United Cup

Khoerun Nadif Rahmat
07/1/2026 11:25
Emma Raducanu Tetap Pasang Optimisme Tinggi usai Kalah di United Cup
Emma Raducanu.(AFP/CLIVE BRUNSKILL)

MESKI harus mengawali upaya kebangkitan dengan kekalahan, petenis putri Inggris Emma Raducanu tetap membawa pulang modal optimisme. Setelah absen hampir dua bulan karena cedera, Raducanu merasa kondisi fisiknya menunjukkan kemajuan signifikan.

Juara AS Terbuka 2021 itu menjalani laga kompetitif pertamanya di United Cup, Selasa (6/1), dengan menghadapi Maria Sakkari. Dalam duel tiga set yang menguras tenaga, Raducanu harus mengakui keunggulan petenis Yunani tersebut dengan skor 6-3, 3-6, dan 6-1. Hasil itu sekaligus memastikan Britania Raya tersingkir dari turnamen beregu campuran tersebut.

Sebelumnya, keikutsertaan Raducanu sempat diragukan. Ia bahkan mundur dari laga melawan Naomi Osaka akibat cedera kaki yang membekapnya sejak akhir 2025.

Namun, mampu menuntaskan pertandingan panjang justru menjadi poin penting bagi Raducanu.

"Saya cukup puas bisa menuntaskan pertandingan hingga tiga set. Mengingat saya hanya sempat berlatih lima atau enam gim sebelumnya, ini adalah upaya yang besar bagi saya," ujar Raducanu dikutip dari CNA.

Petenis berusia 23 tahun itu mengakui perlu waktu untuk kembali menemukan ritme pertandingan. Sensasi kembali ke atmosfer kompetitif terasa berbeda setelah lama menepi.

"Awalnya terasa sedikit aneh di set pertama, sekadar untuk merasakan kembali poin demi poin. Namun, performa hari ini memberikan keyakinan bahwa saya bisa meningkatkan porsi latihan lebih intens lagi," imbuhnya.

Raducanu memang belum banyak bertanding sejak mengakhiri musim 2025 lebih cepat pasca-perempat final Miami Terbuka akibat rentetan cedera. Karena itu, kembalinya ia ke lapangan menjadi kabar menggembirakan meski konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Sejak sensasi kemenangannya di New York, perjalanan karier Raducanu kerap terhambat persoalan kebugaran. Namun, ia menegaskan tekadnya untuk terus berjuang demi kembali bersaing di level elite.

"Sekarang saya hanya perlu fokus, menundukkan kepala, dan terus bekerja keras," tegasnya.

Raducanu dijadwalkan melanjutkan comeback-nya di Hobart International mulai 12 Januari. Turnamen tersebut akan menjadi ajang pemanasan penting sebelum tampil di Australia Terbuka yang akan dimulai pada 18 Januari. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik