Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, harus mengakui keunggulan petenis Kolombia, Camila Osorio, di putaran pertama turnamen WTA 500 Merida Terbuka di Meksiko, Rabu (25/2) WIB. Janice, yang menempati posisi unggulan keenam, dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 3-6.
Pertandingan tersebut sejatinya dimulai dengan performa impresif dari Janice. Petenis berusia 23 tahun kelahiran Jakarta itu tampil agresif sejak awal laga dan sempat memimpin dengan keunggulan 4-1 pada set pertama.
Namun, Osorio berhasil mengubah jalannya pertandingan dengan menerapkan variasi pukulan slice dan drop shot yang efektif merusak ritme permainan Janice.
Berdasarkan statistik resmi WTA, meski Janice sempat unggul dalam persentase poin servis pertama dan berhasil mengonversi dua break point yang ia hadapi di set pembuka, ia kesulitan menahan pengembalian bola yang presisi dari Osorio.
Petenis asal Kolombia tersebut mampu memanfaatkan peluang dengan mengonversi tiga dari lima kesempatan break point, yang akhirnya membawa Osorio menutup set pertama dalam durasi 41 menit.
Memasuki set kedua, pertandingan berjalan lebih ketat. Janice sempat berupaya bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Namun, Osorio menunjukkan ketangguhannya melalui servis keras, termasuk mencatatkan tiga ace di set kedua.
Dominasi Osorio di poin-poin krusial memaksanya mengamankan dua gim terakhir secara berturut-turut.
Kesalahan sendiri (unforced errors) menjadi faktor yang cukup memengaruhi hasil akhir bagi Janice, yang pekan ini baru saja menembus peringkat Top 40 dunia.
Hal tersebut terlihat jelas pada gim kesembilan di set kedua, ketika Janice kehilangan momentum dan memberikan empat poin secara "cuma-cuma" yang sekaligus memastikan kemenangan bagi Osorio.
Meski langkahnya di sektor tunggal harus terhenti, Janice Tjen belum angkat koper dari Meksiko. Ia masih akan melanjutkan kiprahnya di turnamen ini melalui sektor ganda.
Janice kembali berpasangan dengan petenis Polandia, Katarzyna Piter, yang merupakan tandemnya saat menjuarai ajang WTA 250 Guangzhou tahun lalu.
Pasangan Janice/Piter dijadwalkan akan melakoni laga pembuka sektor ganda dengan menghadapi duet Inggris-Tiongkok, Madeleine Brooks dan Shuo Feng, pada Rabu (25/2) WIB.
Kehadiran kembali duet ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri Janice dan meraih hasil positif di Merida Terbuka. (Ant/Z-1)
Tampil sebagai wild card di Dubai, Janice Tjen berhasil menembus babak 16 besar WTA 1000 untuk pertama kalinya.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Jakub Mensik, yang kini berusia 20 tahun, tampil percaya diri untuk menyudahi perlawanan Jannik Sinner dengan skor 7-6 (3), 2-6, dan 6-3 di perempat final Qatar Terbuka.
Carlos Alcaraz memastikan tempat di semifinal Qatar Terbuka setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Karen Khachanov tiga set 6-7 (3-7), 6-4, dan 6-3.
Kemenangan dalam durasi 85 menit ini memperpanjang catatan impresif Jannik Sinner menjadi 50 kemenangan beruntun melawan petenis di luar peringkat 50 besar dunia.
Tampil sebagai wild card di Dubai, Janice Tjen berhasil menembus babak 16 besar WTA 1000 untuk pertama kalinya.
Jakub Mensik, yang kini berusia 20 tahun, tampil percaya diri untuk menyudahi perlawanan Jannik Sinner dengan skor 7-6 (3), 2-6, dan 6-3 di perempat final Qatar Terbuka.
Carlos Alcaraz memastikan tempat di semifinal Qatar Terbuka setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Karen Khachanov tiga set 6-7 (3-7), 6-4, dan 6-3.
Kemenangan dalam durasi 85 menit ini memperpanjang catatan impresif Jannik Sinner menjadi 50 kemenangan beruntun melawan petenis di luar peringkat 50 besar dunia.
Setelah sukses merengkuh gelar Australia Terbuka bulan lalu, Carlos Alcaraz kini mencatatkan rekor fantastis dengan 27 kemenangan beruntun di lapangan keras luar ruangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved