Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Zhang Zhizhen Pimpin Tiongkok Tekuk Belgia di United Cup

Basuki Eka Purnama
04/1/2026 04:23
Zhang Zhizhen Pimpin Tiongkok Tekuk Belgia di United Cup
Petenis Tiongkok Zhang Zhizhen melakukan selebrasi usai mengalahkan petenis Belgia Zizou Bergs di nomor tunggal putra United Cup.(AFP/DAVID GRAY)

TIMNAS Tiongkok sukses mencatatkan kemenangan dramatis atas timnas Belgia di laga fase Grup B United Cup di Sydney, Australia, Sabtu (3/1). 

Meski sempat tertinggal di partai pembuka, tim Negeri Tirai Bambu berhasil membalikkan keadaan lewat perjuangan keras di tunggal putra dan ganda campuran.

Laga dimulai dengan dominasi petenis andalan Belgia, Elise Mertens. Menghadapi Zhu Lin, Mertens tampil taktis dan menyudahi perlawanan petenis China tersebut dengan skor kembar 6-2 dan 6-2. Kemenangan ini mempertegas keunggulan head-to-head Mertens atas Zhu menjadi 4-1.

"Saya sangat senang bisa kembali dan memulai dengan baik. Pertandingan pertama adalah tentang mendapatkan bola, mendapatkan mentalitas, dan segalanya, jadi saya sangat senang bisa menyelesaikan pertandingan ini," ujar Mertens usai membawa Belgia unggul 1-0.

Drama Kebangkitan Zhang Zhizhen

Harapan Tiongkok sempat berada di ujung tanduk saat Zhang Zhizhen berhadapan dengan Zizou Bergs di partai tunggal putra. 

Dalam laga maraton yang berlangsung selama 2 jam 53 menit, Zhang dipaksa bekerja ekstra keras menghadapi servis-servis tajam Bergs yang mencapai kecepatan 180 km/jam.

Sempat kehilangan set pertama melalui tie-break, Zhang menunjukkan mental baja. Mantan petenis peringkat 31 ATP yang baru pulih dari cedera bahu ini berhasil mengamankan set kedua dan ketiga untuk menang dengan skor akhir 6-7 (2), 7-6 (3), dan 7-5.

"Saya rasa dia melakukan servis dengan sangat baik dan kemudian saya tidak punya kesempatan," ungkap Zhang saat wawancara di lapangan. 

"Servis keduanya sangat cepat, 180 kilometer per jam, yang tidak bisa saya tanggapi secepat itu. Tapi saya sangat senang bisa bertahan untuk tim sampai akhir. Saya tidak menyerah dan tetap sabar," lanjutnya.

Penentuan di Ganda Campuran

Dengan kedudukan imbang 1-1, pemenang harus ditentukan melalui partai ganda campuran. Tiongkok menurunkan duet Zhang Zhizhen/Zhu Lin untuk menghadapi pasangan Belgia, Zizou Bergs/Elise Mertens.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Setelah kehilangan set pertama 5-7, Zhang dan Zhu bangkit di set kedua dengan memenangi tie-break 7-6 (5). 

Momentum tersebut berlanjut hingga babak penentuan super tie-break, dengan Tiongkok akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 10-6.

"Dalam ganda, kami hanya perlu memenangi satu set ditambah super tie-break," jelas Zhang mengenai strateginya. 

"Kami benar-benar menggunakan set pertama untuk mencoba bermain lebih baik dan mencoba lebih banyak hal dalam permainan servis dan kemudian bersiap untuk set kedua dan mudah-mudahan set ketiga," tambahnya

Kemenangan ini menjadi awal yang manis bagi tim Tiongkok di musim 2026, sekaligus membuktikan progres positif Zhu Lin dan Zhang Zhizhen yang kembali kompetitif setelah sempat dibekap cedera panjang pada musim sebelumnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya