Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kepala daerah menerima penghargaan pada Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Semarang. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy Sabtu (29/6).
Puncak Harganas ke-31 di Lapangan Simpang Lima Semarang Sabtu (29/6) berlangsung meriah. Kegiatan itu tidak hanya dihadiri oleh ribuan tamu undangan secara luring, tetapi juga 10 ribu penonton secara daring di seluruh tanah air.
Menko PMK Muhadjir Effendy yang hadir mewakili Presiden Jokowi didampingi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo, Pejabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam Harganas ke-31 ini, selain meninjau Booth Program Pembangunan juga menyerahkan penghargaan.
Baca juga : Harganas Ke-30, Tanoto Foundation Raih Penghargaan BKKBN
Atas nama Presiden melalui Keputusan Presiden RI Nomor 50/TK/Tahun 2024 lima orang sebagian besar merupakan kepala daerah menerima penghargaan Satya Lencana Wira Karya yakni Nanang Ermanto (Bupati Lampung Selatan), Winarni (Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan), H. W. Musyafirin (Bupati Sumbawa Barat), Mohammad Ramdhan Pomanto (Walikota Makassar) dan Mukodi (Ketua STKIP PGRI Pacitan).
Penghargaan lainnya pada Harganas ke-31 ini, juga diberikan kepada Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yakni Penghargaan Berinovasi Program Pembangunan Keluarga
Selain itu juga Menko PMK Muhadjir Effendy juga menyerahkan bantuan stimulan rumah swadaya kepada lima penerima warga dari Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang yakni Karyono Karep, Jumirah, Sriyanah, Thamrin dan Suwarji.
Baca juga : Ketua TP PKK Kota Cilegon Hany Seviatry Raih Penghargaan Tertinggi dari BKKBN
Sebelumnya Kepala BKKBN Hasto Wardoyo juga memberikan penghargaan kepada Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Shinta Nana Sudjana, Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen Deddy Suryadi, Sandi Deddy Suryadi, Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi sebagai Ayah dan Bunda Asuh Anak Stunting.
Pejabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Shinta Nana Sudjana dalam malam gala dinner yang berlangsung di PRPP Jawa Tengah Jumat (28/6) malam juga dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda Genre Jawa Tengah, juga pada malam itu juga diserahkan penghargaan kepada puluhan kepada daerah di Indonesia.
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan Harganas ke-31 ini mempunyai makna penting bagi bangsa ini, Karena kembali diingatkan peran vital Keluarga dalam membangun bangsa dan tema "Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas" merupakan komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia.
Baca juga : BKKBN: Pendataan Bayi Stunting sudah Selesai Dilakukan
Salah satu tantangan utama dihadapi Indonesia, menurut Hasto Wardoyo, adalah masakan stunting (tengkes, yang telah mengalami penurunan selama satu dekade sebesar 15,7% atau rata-rata 1,57% per tahun.
"Angka tersebut masih jauh dari target 14% di tahun 2024, sehingga perlu strategi dalam menurunkan stunting tersebut," tambahnya.
Selain itu untuk meningkatkan derajat hidup, lanjut Hasto Wardoyo, peran keluarga sebagai unit terkecil pembangunan keluarga sehat berkualitas dapat dimulai dari calon pengantin, ibu hamil, bayi dan balita, akses air minum dan sanitasi layak.
Baca juga : Wisuda Sekolah Lansia Pancasila: Semangat Belajar di Usia Senja
Bonus demografi yang dimiliki harus dimaksimalkan, ungkap Hasto, yakni dengan meningkatkan kualitas pendidikan, membangun infrastruktur dasar, kebijakan tenaga kerja yang mendukung fleksibilitas dan keamanan kerja serta promosi keselarasan gender berikut akses kesehatan, pendidikan dan peluang kerja.
Menyinggung tentang strategi paling tepat dalam penanganan tangkes, Hasto Wardoyo mengungkapkan mengikuti strategi nasional yakni intervensi faktor sensitif dan mengintervensi faktor spesifik. "Harus dengan diagnosis yang tepat," imbuhnya.
Sementara itu Menko PMK Muhadjir Effendy usai acara puncak Harganas ke-31 di Simpang Lima Semarang Sabtu (29/6) mengatakan target stunting 14% pada tahun 2024 ini merupakan target ambisius, namun ini akan dilihat pada akhir tahun mendatang.
Saat ini, demikian Muhadjir Effendy, sedang dilakukan pengukuran dan intervensi stunting di seluruh Indonesia, pengukuran balita sudah mencapai 92,29%hingga diharapkan dapat tercapai 100% hingga akhir Juni ini.saat ini.
"Hasil pengukuran terhadap balita ini, akan menjadi patokan dan titik tolak penanganan stunting tersebut," ujar Muhadjir Effendy.
(Z-9)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Indonesia Rising Stars Award adalah panggung penghargaan bagi organisasi serta individu yang berkontribusi membangun masa depan Indonesia di berbagai sektor.
Asia Property Awards Grand Final tahun ini menghadirkan lebih dari 90 kategori penghargaan untuk merayakan 'Best in Asia'.
Mengawali tahun 2026 dengan prestasi membanggakan, Truntum Cihampelas Bandung berhasil meraih peringkat Top 5 Hotel Terbaik di Bandung versi Tripadvisor
Mendagri Tito juga mengingatkan agar daerah tidak menghambat investasi kecil dengan pungutan tidak perlu.
OTT yang kembali dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah dinilai mencerminkan persoalan struktural dalam sistem pemerintahan daerah.
Bupati Pati Sudewo terjaring OTT KPK hari ini. Simak fakta-fakta lengkap, rekam jejak kasus sebelumnya, kekayaan, hingga kontroversi kebijakan yang pernah memicu protes warga.
Pengalihan kewenangan memilih kepala daerah ke DPRD dinilai akan menggeser sumber legitimasi kekuasaan dari rakyat ke elite politik.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dinilai bisa tersingkir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved