Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta kepala daerah di seluruh Indonesia menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah.
Tito mengatakan, isu kebersihan menjadi salah satu arahan penting Presiden yang sebelumnya juga disampaikan dalam Rapat Koordinasi di Sentul. Arahan tersebut, kata dia, tidak berhenti pada tataran imbauan, melainkan harus ditindaklanjuti secara nyata oleh pemerintah daerah.
"Dari arahan Bapak Presiden pada saat rapat koordinasi di Sentul yang lalu, hari Senin, kan ada arahan-arahan beliau banyak. Salah satunya diantaranya mengenai masalah kebersihan, sampah, keasrian daerah masing-masing. Nah ini, kepala daerah-kepala daerah saya minta untuk melakukan tindak lanjut," ujarnya seusai mengikuti rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Kepresidenan, Senin (9/2).
Ia mengapresiasi sejumlah daerah yang telah merespons arahan tersebut. Menurutnya, sudah cukup banyak kepala daerah yang bergerak cepat melakukan aksi kebersihan di wilayah masing-masing.
Namun demikian, Tito mengakui masih ada kepala daerah yang belum mengambil langkah konkret. Atas arahan Presiden, ia diminta untuk melakukan pendataan daerah-daerah yang telah dan belum menindaklanjuti instruksi tersebut.
"Saya tahu, kepala daerah yang belum bergerak. Nah saya melalui mensesnek diperintahkan oleh Bapak Presiden untuk mengecek, menginventarisir daerah mana yang melakukan langkah lanjut dan yang tidak. Dan saya nanti akan menularkan surat edaran," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Tito berencana menerbitkan surat edaran yang mengatur gerakan pembersihan lingkungan secara rutin di daerah. Ia menyebut, pembersihan sampah dan kegiatan kerja bakti atau kurve akan didorong menjadi agenda berkala.
"Untuk pembersihan sampah, kemudian gerakan untuk kurve, itu dilakukan secara rutin. Saya berpikir hanya mungkin biasanya kalau TNI-Polri itu Selasa dan Jumat. Itulah hari kebersihan," kata Tito.
Ia menjelaskan, hari Selasa dan Jumat akan diusulkan sebagai hari olahraga sekaligus hari kurve di daerah. Kebijakan ini, menurut Tito, bukan bentuk militerisasi, melainkan adopsi praktik baik yang relevan bagi semua pihak.
"Bukan bermaksud meniru TNI-Polri ya, militerisme, bukan. Tapi hal yang baik, menjaga kebersihan itu kan berlaku untuk semua, tidak hanya untuk militer," ujarnya.
Gerakan kurve tersebut dirancang dilakukan serentak, mulai dari tingkat provinsi hingga desa. Seluruh perangkat daerah diharapkan terlibat agar dampaknya terasa langsung oleh masyarakat.
"Jadi ada kurve serentak, mulai dari provinsi ngerjakan dinas-dinasnya, kemudian kabupaten kota dengan dinas-dinasnya, kecamatan, desa," kata Tito.
"Kalau itu semua dilakukan bersih-bersih, ya negara kita akan jauh lebih baik, saya kira gitu," pungkasnya. (Mir/P-3)
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 sebagai forum konsolidasi.
Tepat satu tahun memimpin Kota Sukabumi, Ayep Zaki menorehkan sejumlah capaian yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mendagri Tito juga mengingatkan agar daerah tidak menghambat investasi kecil dengan pungutan tidak perlu.
OTT yang kembali dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah dinilai mencerminkan persoalan struktural dalam sistem pemerintahan daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved