Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Cuaca Ekstrem, 400 Titik Bencana Terjadi di Kabupaten Tasikmalaya

Kristiadi
07/11/2025 19:07
Cuaca Ekstrem, 400 Titik Bencana Terjadi di Kabupaten Tasikmalaya
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi(MI/KRISTIADI)

PEMERINTAH Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, siaga penuh menghadapi bencana hidrometrologi yang menyebabkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, banjir rob, gempa bumi dan pergerakan tanah.

Kesiapsiagaan harus dilakukan karena di sepanjang 2025 tercatat lebih dari 400 titik bencana alam.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan, hujan deras yang terjadi di wilayahnya sepanjang 2025 menyebabkan sejumlah bencana. Daerahnya menjadi yang tertinggi ketiga di Jawa Barat lantaran kontur tanah labil.

"Bencana hidrometeorologi menjadi perhatian utama. Sekarang ini kesiapsiagaan, kewaspadaan harus lebih ditingkatkan kembali. Sepanjang 2025 telah terjadi bencana alam di lebih dari 400 titik," katanya, Jumat (7/11).

Dia mengatakan, kesiapsiagaan terus dilakukan Pemkab Tasikmalaya berkolaborasi dengan TNI, Polri, BPBD, Tagana dan 351 desa siaga bencana serta relawan. Kerawanan terjadi karena wilayah Kabupaten Tasikmalaya secara geografis memiliki perbukitan dan tebing di sepanjang jalan.

"Hujan deras yang terjadi selama ini harus selalu mewaspadai terutama luapan sungai. Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan akan terus terjadi pada November hingga Januari," ujarnya.

Menurut Asep, pemerintah daerah akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Pemkab meminta semua dapat melakukan penanggulangan bencana dengan baik dan tetap waspada.

"Banyak bangunan berdiri di zona merah terutama di titik rawan longsor, banjir dan pergerakan tanah. Daerah rawan ialah di Kecamatan Cigalontang, Cipatujah, Salopa, Sodonghilir, Puspahiang, Salawu, Gungungtanjung, Bojonggambir, Taraju, Puspahiang, Culamega, Karangnunggal, Pageurageung, dan Kadipaten," tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner