Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH warga di Kota Tasikmalaya meragukan program gerakan Rereongan Sapoe Sarebu yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Terlebih, Dedi menyebut gerakan itu antara lain untuk membantu di sektor pendidikan dan kesehatan. Sebab, masyarakat menilai, gerakan iuran untuk membantu sesama sudah banyak dilakukan.
Seperti misalnya donasi bagi warga yang sakit serta iuran yang ditarik oleh kepala lingkungan bagi kepentingan warga. Juga sebelumnya sudah terdapat program serupa yang disebut 'perelek'.
Hal itu disampaikan oleh Soni, 44, warga Purbaratu. "Program gerakan Rereongan Sapoe Sarebu yang diluncurkan Dedi Mulyadi, bagi kami meragukan. Apalagi dari satu sisi juga sudah berjalan dengan program yakni perelek (iuran). Yang menjadi keraguan juga karena untuk bidang pendidikan dan kesehatan sebenernya telah dibiayai oleh pemerintah," katanya, Senin (6/10).
Sementara itu, Yuli, 47, warga Indihiang, mengatakan program yang diluncurkan Gubernur Jawa Barat itu memang harus dipikirkan lebih dahulu. Ia berharap gubernur jangan asal membuat kebijakan sendiri.
Karena, perekonomian sekarang ini sedang tidak baik-baik saja dan semuanya juga merasakan, terutama sulitnya mencari pekerjaan serta semua harga kebutuhan naik.
"Saya sebagai warga meragukan apalagi program ini sama saja memeras rakyat dan kami menolak aturan yang dibuat, lantaran warga setiap bulan harus membayar Rp30 ribu per bulan. Ini menjadi beban bagi keluarga, apalagi bagi janda yang masih menghidupi anak-anak sekolah," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, program gerakan Rereongan Sapoe Zarebu memiliki tujuan mulia tapi pemerintah Kota Tasikmalaya tetap perlu melakukan kajian mendalam sebelum diterapkan dan melihat respons masyarakat mengingat program ini melibatkan banyak pihak.
"Pemkot Tasikmalaya akan mengkaji dulu program gerakan Rereongan Sapoe Sarebu untuk menghadirkan solusi, terutama bagi warga yang membutuhkan. Namun, dalam program tersebut tujuannya baik tapi kami akan kami kaji terlebih dahulu terkait surat edaran tersebut," paparnya.
Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat menginisiasi Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, sebuah gerakan partisipatif berbasis gotong royong yang mengusung nilai kearifan lokal silih asah, silih asih, silih asuh.
Gerakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 149/PMD.03.04/KESRA tentang Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) yang merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. (AD/E-4)
Kematian kedua anak harimau ini bukan sekadar insiden biasa. Ini sudah diprediksi jauh-jauh hari lantaran konflik pengelolaan Bandung Zoo yang berlarut-larut
Produk Novio telah menjangkau konsumen di Eropa melalui platform digital global
KEPADATAN arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, Senin (23/3) sore.
Kegiatan ini menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat setempat pasca bencana tanah longsor
TPA Sarimukti kembali beroperasi H+2 Lebaran. DLH Kota Bandung kerahkan 1.025 personel dan 134 armada untuk bersihkan 71 titik sampah di pusat kota & wisata.
Jalur utama Garut-Sumedang di Selaawi tertutup total akibat longsor tebing 20 meter. Tim gabungan kerahkan ekskavator untuk evakuasi. Cek selengkapnya.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
VOLUME kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 di jalur arteri nasional wilayah Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami peningkatan signifikan pada Senin (23/3).
JNGR menjadikan Kecapi Suling sebagai pertunjukan utama, seni musik yang menjadi bagian penting dari perjalanan menginap para tamu.
Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved