Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA Minyakita di pasar tradisional tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Para pedagang masih menjual melebihi ketentuan sebesar Rp16 ribu hingga Rp17 ribu.
Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BK Perdag) Kementerian Perdagangan RI, Rusmin Amin mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan harga Minyakita karena beredarnya informasi di media terkait harga Minyakita berada di atas HET. Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Ciawitali, Kabupaten Garut, terbukti ada beberapa pedagang menjual di atas HET.
"Kami melakukan pengecekan ternyata di lapangan terjadi harga lebih tinggi di atas HET. Alasannya mata rantai perdagangannya terlalu banyak. Seharusnya pengecer membeli Rp14.500 dan di konsumen Rp15.700. Tapi, pengecer sudah harus membeli Rp16 ribu, sehingga ke konsumen dijual lebih tinggi lagi," ujarnya, Jumat (17/1).
Ia mengatakan, hasil peninjauan harga di Pasar Guntur Ciawitali ini akan menjadi bahan evaluasi. Temuan ini bukan hanya di Kabupaten Garut saja, tapi terjadi banyak daerah lain di Indonesia.
"Kementerian Perdagangan belum mendapatkan aduan dari masyarakat meski harga tinggi. Kemungkinan karena ketersediaan barang cukup," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana mengatakan, Dari sisi regulasi pemerintah pusat memang sudah menerapkan harga yang berpihak kepada masyarakat, akan tetapi di lapangan terjadi perubahan harga.
"Ketika harga sudah dipatok tentunya tidak mungkin menjual di bawah harga beli. Kita mengimbau masyarakat yang keberatan mengajukan pengaduan, sehingga nanti diproses di pemerintah provinsi dan kementerian," tambahnya.
Sementara, seorang pedagang di Pasar Guntur Ciawitali Garut, Asep Subarjah, 45, mengatakan, pihaknya menjual Minyakita seharga Rp17.500 per liter. Jika membeli lebih dari 6 liter harganya itu menjadi Rp17 ribu per liter.
"Ketersediaan Minyakita aman dan daya beli masyarakat masih bagus. Harganya saja yang berbeda dengan HET," tandasnya.
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved