Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA gabah kering giling (GKG) di Kabupaten Cirebon mencapai
Rp10 ribu per kilogram. Sekali pun tinggi, produktivitas gabah per
hektare mengalami penurunan akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Cirebon, Tasrip Abu Bakar menjelaskan sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon saat ini tengah melakukan panen. "Panen musim tanam ketiga, sudah sepuluh harian ini. Tersebar di Kecamatan Plumbon, Sumber, dan Palimanan," ungkapnya, Kamis (22/2).
Areal yang panen sekitar seribuan hektare. Di tengah panen, harga gabah kering giling juga sedang bagus mencapai Rp10 ribu per kilogram.
Baca juga : Bulog Cirebon Mulai Serap Beras Petani Pada Pertengahan Maret
"iasanya hanya Rp6 ribuan hingga Rp7 ribuan, kini mencapai Rp10 ribu. Sayangnya, tingginya harga gabah tidak sebanding dengan produktivitas," tambah Tasrip.
Tingginya serangan OPT di musim tanam ketiga ini membuat produktivitas panen hanya di kisaran 4-5 ton per hektare. Padahal dalam kondisi normal produktivitas panen bisa mencapai 6-7 ton per hektare.
Dia menambahkan panen pertama musim rendeng (hujan) di Kabupaten Cirebon dimulai dari wilayah timur. Tersebar di Kecamatan Gebang, Ciledug, dan Babakan.
Baca juga : Harga Beras di Padang kian Naik Jelang Ramadan
"Umur tanaman padi sekitar 70 hari hingga 80 hari. Jadi akhir Maret hingga awal April sudah mulai panen," tuturnya.
Namun panen kali ini diyakini Tasrip belum bisa membuat harga beras langsung turun karena areal panen yang masih sedikit, yaitu sekitar 2.000 hektare. Sementara untuk puncak panen di wilayah Kabupaten Cirebon diperkirakan terjadi pada Mei 2024 mendatang.
"Kami berharap saat puncak panen nanti harga gabah juga tidak akan jatuh sekali. Minimal di angka Rp7 ribuan karena ongkos produksi sudah tinggi," tandasnya.
Selama 22 hari masa angkutan lebaran, terhitung muulai 11 Maret hingga 1 April 2026, Daop 3 Cirebon telah melayani sebanyak 371.044 pelanggan
Proses penyaluran bantuan pangan memang membutuhkan koordinasi yang kuat antarinstansi
Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman agar ratusan jemaat dapat berdoa secara khusyuk
KPK menggiring opini seolah-olah menyita banyak barang dengan membawa koper.
Satpol PP bergerak cepat dengan menerjunkan tim reklame ke lapangan untuk melakukan penanganan serta penertiban terhadap reklame
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melaporkan 56 anak positif campak sepanjang Januari-Maret 2026. Dinkes guncarkan imunisasi ORI sasar 165 ribu balita.
Setelah resmi terpilih, Daniel menegaskan akan merangkul seluruh kader untuk menjaga soliditas partai.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa ruang inklusi tidak hanya perlu dibicarakan, tetapi juga dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari.
UTUSAN Pemerintah Palestina menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mendiang Kapten Zulmi Aditya Iskandar yang gugur dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Libanon.
Terdapat sedikitnya 17 ruas jalan yang masuk dalam daftar perbaikan tahun ini.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani penggarap kebun sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi tersangkut di tumpukan sampah di aliran sungai.
Seluruh proses telah dilakukan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku
Banjir terpantau terjadi di Jalan Saptamarga, BKR Dadaha, SL Tobing, Unsil, Cikalang, dan M Hatta
Keberadaan asrama haji diharapkan menjadi reformasi dalam peningkatan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji
Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem logistik haji yang terintegrasi, mulai dari proses pengiriman di dalam negeri hingga distribusi di tujuan
MUSIBAH kebakaran jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terjadi di Kampung Cipanas, Desa Cipacing, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya.
Kematian satwa langka tidak boleh dipandang sebelah mata atau dianggap sebagai kejadian biasa meski disebabkan oleh faktor medis (virus).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved