Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Drainase Buruk, Jalan Protokol di Tasikmalaya Dikepung Banjir

Kristiadi
02/4/2026 18:57
Drainase Buruk, Jalan Protokol di Tasikmalaya Dikepung Banjir
Seorang pengendara sepeda motor melintas jalan yang tergenang banjir di Kota Tasikmalaya.(MI/KRISTIADI)

HUJAN deras di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menyebabkan sejumlah jalan protokol dan areal persawahan tergenang banjir.

Banjir disebabkan oleh saluran drainase yang buruk. Sejumlah kendaran mogok, saat berupaya melintas di lokasi banjir.

Banjir terpantau terjadi di Jalan Saptamarga, BKR Dadaha, SL Tobing, Unsil, Cikalang, M Hatta dan lainnya. Banjir luapan drainase, menyebabkan kemacetan. Banyak kendaraan mogok setelah melintas genangan air.

"Hujan deras yang terjadi sejak siang dan sore ini menyebabkan saluran drainase tidak bisa menampung air hingga meluap dan membanjiri jalan protokol. Warga tengah berupaya mengairkan air. Mereka menemukan banyak sampah plastik menyumbat aliran," ujar Toto, 56, warga Jalan Saptamarga, Kelurahan Cikalang, Kamis (2/4).

Menurut dia, banjir luapan drainase yang terjadi di Jalan Saptamarga juga terjadi karena sedimentasi di sungai. Trotoar dan drainase yang dibangun pada 2025 tidak berfungsi.

Selain itu di sepanjang jalan protokol juga tidak ada resapan air karena dibeton.

"Perbaikan drainase tidak sesuai. Lubangnya sempit, banyak sampah plastik dan penyempitan gorong-gorong terjadi," lanjutny,

Sementara itu, pengendara motor, Budhi, 30, warga Nyantong mengatakan, buruknya saluran drainase telah membuat antrean kendaraan menuju Singaparna. Terjadi kemacetan parah di ruas Jalan Mangkubumi dan SL Tobing.

"Kami meminta agar pemerintah daerah tidak main-main dalam mengerjalan proyek. Jangan asal jadi dan menangguk untung besar," tandasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner