Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Daniel Mutaqien Terpilih Aklamasi, Rangkul Semua Kader Golkar Jawa Barat

Sugeng Sumariyadi
03/4/2026 13:53
Daniel Mutaqien Terpilih Aklamasi, Rangkul Semua Kader Golkar Jawa Barat
Daniel Mutaqien Syafiuddin (kedua dari kanan) memberikan keterangan setelah terpilih secara aklamsi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat(ISTIMEWA)

MUSYAWARAH Daerah Partai Golkar Jawa Barat berlangsung dalam suasana sejuk. Ahmad Hidayat, salah satu kandidat yang akan maju dalam kontestasi pemilihan ketua umum, menyatakan mundur.

Daniel Mutaqien Syafiuddin pun menjadi calon tunggal. Dia akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat secara aklamasi.

Setelah resmi terpilih, Daniel menegaskan akan merangkul seluruh kader untuk menjaga soliditas partai.

"Proses Musda berjalan lancar dan demokratis, meski berakhir tanpa voting. Keputusan Ahmad mundur dari kontestasi merupakan langkah upaya kebersamaan di internal partai," ungkap Daniel, Kamis (2/4) malam.

Proses Musda, lanjut dia, berjalan baik dan aklamasi. Kang Ahmad memutuskan mundur demi menjaga soliditas dan langsung menyatakan dukungan.

Menurutnya, hasil tersebut menjadi momentum penting bagi Golkar Jabar untuk kembali memperkuat konsolidasi politik, baik di tingkat elite maupun akar rumput.

Daniel memaparkan langkah awal yang akan dia lakukan adalah menyusun struktur kepengurusan baru. Formatur diberi waktu 30 hari untuk merampungkan susunan tersebut sebelum dilanjutkan dengan pelantikan dan konsolidasi organisasi ke daerah.

“Langkah pertama tentu menyusun kepengurusan. Setelah itu pelantikan dan konsolidasi ke kabupaten dan kota hingga kecamatan,” katanya.


Pemilu 2029

 

Konsolidasi hingga tingkat bawah, lanjut dia, menjadi instruksi langsung dari DPP Partai Golkar yang harus segera dijalankan sepanjang tahun 2026. Selain itu, yang juga penting ialah persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Menurut Daniel, waktu efektif yang tersisa relatif singkat sehingga seluruh mesin partai harus segera bergerak.

“Kita harus mempersiapkan Pemilu 2029 dari sekarang. Waktu efektif hanya sekitar dua tahun sebelum tahapan dimulai,” tandasnya.

Terkait dinamika yang terjadi selama Musda, Daniel memastikan tidak akan ada kubu-kubuan di internal partai. Dia berkomitmen merangkul seluruh kader tanpa terkecuali.

“Semua pasti kita rangkul. Ini dinamika lima tahunan yang biasa di Golkar. Setelah selesai, semua kembali bersatu,” tegasnya.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner