Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Peringati World Autism Awareness Day, Yayasan House of Hope Gelar Lari Pagi Inklusif

Sugeng Sumariyadi
02/4/2026 21:00
Peringati World Autism Awareness Day, Yayasan House of Hope Gelar Lari Pagi Inklusif
Sejumlah individu berkebutuhan khusus mengikuti peringatan World Autism Awareness Day yang digelar di Kota Bandung(ISTIMEWA)

PERINGATAN World Autism Awareness Day digelar di Kota Bandung, Kamis (2/4). Yayasan sosial House of Hope menginisiasi kegiatan lari pagi bersama individu berkebutuhan khusus, yang dipusatkan di lapangan Gasibu.

Kegiatan dimulai dengan kumpul bersama di kantor House of Hope yang berada di Jalan Pasirluyu Barat No 60, Kota Bandung. Seluruh peserta kemudian bersama-sama menuju Gasibu.

Dengan penuh semangat, peserta yang terdiri dari 14 orang individu berkebutuhan khusus serta 7 orang pendamping, mengikuti lari pagi yang dilanjutkan dengan berbagai permainan kelompok interaktif.

Peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendorong interaksi yang lebih aktif dan inklusif.  Suasana hangat dan penuh kegembiraan terasa sepanjang kegiatan, terlebih dengan adanya apresiasi bagi tim yang berhasil menyelesaikan tantangan dengan baik.

Kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa ruang inklusi tidak hanya perlu dibicarakan, tetapi juga dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai aktivitas seperti permainan koordinasi dan tantangan keseimbangan dirancang bukan sekadar sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana melatih keterampilan sosial, kerja sama tim, serta meningkatkan kepercayaan diri peserta.

Lebih dari sekadar aktivitas fisik, kegiatan ini menjadi ruang bagi para peserta untuk merasa diterima, dihargai dan menjadi bagian dari komunitas.


Jembatan dunia kerja


House of Hope merupakan yayasan yang didirikan oleh Irene Ridjab tiga tahun lalu ini, berfokus sebagai jembatan menuju dunia kerja bagi individu berkebutuhan khusus usia 18 tahun ke atas, dengan tujuan membantu mereka menjadi mandiri dan memiliki penghasilan pribadi.

Tidak hanya itu, House of Hope lahir dari kepedulian terhadap minimnya kesempatan bagi individu berkebutuhan khusus setelah memasuki usia dewasa.

"Kami percaya setiap individu memiliki potensi dan martabat yang sama. Yang dibutuhkan adalah kesempatan, lingkungan yang suportif, dan kepercayaan,” ujar Irene.

Momentum World Autism Awareness Day ini menjadi pengingat bahwa inklusi bukan hanya tentang memberi ruang, tetapi juga tentang membuka peluang dan membangun pemahaman di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, House of Hope ingin mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat potensi luar biasa yang dimiliki individu berkebutuhan khusus, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif, suportif, dan penuh empati.

“Kami berharap kegiatan sederhana seperti ini dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar. Setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan untuk tumbuh, bekerja, dan hidup dengan bermakna,” tandas Irene Ridjab.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner