Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Cuaca Ekstrem, Satpol PP Kota Bandung Perketat Penertiban Reklame Rawan Roboh

Naviandri
03/4/2026 18:37
Cuaca Ekstrem, Satpol PP Kota Bandung Perketat Penertiban Reklame Rawan Roboh
Tim Pemkot Bandung melakukan penanganan terhadap papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem.(MI/NAVIANDRI)

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung meningkatkan langkah penindakan sekaligus antisipasi terhadap keberadaan reklame yang berpotensi membahayakan, menyusul kejadian robohnya salah satu konstruksi reklame akibat hujan deras dan angin kencang.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, Jumat (3/4), menyatakan, pihaknya langsung bergerak cepat dengan menerjunkan tim reklame ke lapangan untuk melakukan penanganan serta penertiban terhadap reklame yang terdampak.

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penertiban. Alhamdulillah, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Menurut dia, selain tindakan responsif di lapangan, Satpol PP juga memperkuat langkah antisipatif guna mencegah kejadian serupa terulang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong pembentukan tim verifikasi struktur reklame yang melibatkan berbagai pihak, termasuk instansi teknis dan asosiasi pengusaha reklame.


Tim verifikasi


Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi (rakor) pasca kejadian robohnya reklame di kawasan Buahbatu.

Dalam forum tersebut, Bambang secara tegas merekomendasikan kepada Dinas Cipta Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) untuk segera membentuk tim verifikasi lapangan.

“Pada saat rakor, kami sudah menyarankan kepada Dinas Ciptabintar agar segera membentuk tim verifikasi lapangan dengan melibatkan pengurus asosiasi reklame, termasuk IPRKB dan unsur lainnya, untuk bersama-sama turun ke lapangan. Tujuannya jelas, agar kejadian reklame roboh tidak terulang kembali,” paparnya.

Bambang menyebut, verifikasi ini penting untuk memastikan kekuatan konstruksi reklame, mengingat banyaknya faktor risiko seperti usia bangunan, kualitas material, serta minimnya pengawasan berkala. Pihaknya tidak mengetahui secara detail kekuatan struktur reklame di lapangan.

Oleh karena itu, pemilik reklame harus ikut bertanggung jawab melakukan pengecekan dan memastikan konstruksinya aman.

Dia juga menyoroti kondisi cuaca yang saat ini cenderung ekstrem, dengan intensitas hujan tinggi disertai angin kencang, yang tidak hanya menyebabkan reklame roboh tetapi juga puluhan pohon tumbang di berbagai wilayah.

"Menghadapi situasi tersebut, kami mengintensifkan koordinasi lintas sektor bersama dinas terkait, khususnya dalam penanganan dampak bencana dan penataan kota," ucapnya.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner