Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Pengacara Ono Surono Nilai KPK tidak Profesional, Koper Besar Hanya untuk HP dan Buku Partai

Bayu Anggoro
03/4/2026 18:42
Pengacara Ono Surono Nilai KPK tidak Profesional, Koper Besar Hanya untuk HP dan Buku Partai
Kuasa hukum Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono(MI/BAYU ANGGORO)

KUASA hukum Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono, Sahali, menyayangkan sikap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak profesional saat melakukan penggeledahan rumah kliennya di Indramayu, Kamis (2/4).

Sahali menilai, KPK menggiring opini seolah-olah menyita banyak barang dengan membawa koper. Padahal, di dalamnya hanya berisi dua buku agenda pribadi dan buku partai serta satu telepon seluler yang rusak.

Setelah penggeledahan rumah di Bandung, paparnya, penggeledahan oleh KPK berlanjut di rumah Ono di Indramayu, Kamis (2/4). Lagi-lagi, para penyidik KPK datang tanpa membawa surat izin penggeledahan dari ketua pengadilan negeri setempat sesuai ketentuan dalam KUHAP Baru Pasal 114 ayat 1.

"Penyidik menyita barang yang tidak ada kaitannya yaitu buku catatan tahun 2010, buku Kongres PDI Perjuangan 2015, dan satu HP samsung rusak dan dibawa menggunakan koper besar. Ini framing," kata Sahali yang juga Kepala BBHAR PDI Perjuangan Jawa Barat, Jumat (3/4).

Menurutnya, penyitaan ini nyata-nyata melanggar KUHAP baru, Pasal 113 ayat 3, yang menyatakan bahwa dalam melakukan penggeledahan, penyidik hanya dapat melakukan pemeriksaan dan atau penyitaan barang bukti yang terkait dengan tindak pidana.

"Saat penggeledahan di Bandung, 1 April, uang arisan, ditemukan di lemari pakaian istri Ono Surono dan sudah dijelaskan bukti WA group tapi tidak dipedulikan oleh penyidik," katanya.

Dengan begitu, dia menegaskan sikap ketidakprofesionalan dari penyidik KPK. "Sikap profesional ini penting untuk menjaga integritas proses hukum agar tetap objektif dan tidak represif," tegasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner