Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pedagang beras di Kabupaten Cianjur mengeluhkan kondisi naiknya harga beras akhir-akhir ini. Mereka kerap mendapat komplen
dari para pembeli karena naiknya harga saat ini terbilang di luar batas
kewajaran.
Rini, 35, misalnya, pedagang beras di Pasar Induk Cianjur. Dia mengatakan harga beras premium saat ini kisaran Rp16 ribu dan medium Rp15 ribu per kilogram.
"Banyak pembeli yang komplen gara-gara terus naik harga beras akhir-akhir ini," tuturnya, Selasa (20/2).
Baca juga : Pedagang di Cianjur Bingung, Stok Beras Mencukupi tapi Harga Naik
Menurut Rini, naiknya harga beras terjadi secara bertahap. Namun
akhir-akhir ini penaikannya relatif cukup cepat.
"Biasanya yang premium itu kisaran Rp13 ribu per kilogram. Kalau yang
medium rata-rata Rp11 ribu. Sekarang kenaikan harganya cukup besar," tuturnya.
Dia menduga, penaikan harga beras yang cukup signifikan akhir-akhir ini
kemungkinan dipengaruhi kondisi cuaca. "Kemungkinan para petani menunda musim tanamnya. Jadi waktu musim panen juga ikut mundur."
Baca juga : Wow, Harga Beras Cianjur Tembus Rp16 Ribu Per Kg
Namun begitu, lanjut Rini, stok beras yang dijualnya masih mencukupi.
Pasalnya, penjualan beras sekarang cenderung menurun.
"Mudah-mudahan harganya bisa normal lagi. Bagi kami, naiknya harga malah jadi rugi," pungkasnya.
Kondisi serupa diungkapkan Aam, 46, pedagang beras eceran di Kecamatan Mande. Aam terpaksa menunda membeli tambahan beras karena stoknya masih cukup tersedia.
Baca juga : Pasar Murah Cukup Efektif Tahan Laju Harga Beras
"Harganya masih mahal. Ngejualnya juga rada sulit. Mungkin pembeli lebih memilih beras Bulog karena harganya lebih murah," paparnya.
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
Kegiatan ini mengintegrasikan Research & Community Service Expo (RESVEX) ke-7 dan College Life & University Expo (CLUE) ke-3 sebagai wadah diseminasi, apresiasi, dan promosi.
Robohnya jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 1 meter itu terjadi pada Senin (19/1) pukul 14.15 WIB. Kejadian itu dipicu curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir.
Bangsawan merupakan layanan kesehatan hewan terpadu bagi masyarakat Kota Bandung, yang meliputi pemeriksaan kesehatan hewan dan vaksinasi rabies gratis
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan sembilan orang menjadi korban dalam aktivitas pertambangan di luar kawasan resmi di Kabupaten Bogor.
Relokasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi menata pedagang kaki lima sekaligus mengurai kemacetan di wilayah sekitarnya.
Jajaran di Polsek harus selalu siaga 24 jam lantaran pada musim penghujan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Latihan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi digelar SMPN 1 Lembang bekerja sama dengan Relawan Penanggulangan Bencana Lembang (RPBL).
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved