Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK bersenjata Libanon, Hizbullah, menyiarkan video drone yang menunjukkan fasilitas pertahanan udara, pesawat, dan unit penyimpanan bahan bakar di pangkalan udara Ramat David Israel, yang terletak hampir 50 km di dalam wilayah Israel.
Video tersebut menyertakan label yang menunjukkan infrastruktur militer yang tampak, termasuk sistem pertahanan udara Iron Dome jarak pendek yang dirancang untuk menghancurkan roket.
Video berdurasi lebih dari delapan menit ini sebagian besar direkam, Selasa, menurut kelompok yang beraliansi dengan Iran tersebut.
Baca juga : Israel Memperingatkan Hizbullah Tentang Perang Potensial setelah Video Drone
Video tersebut juga mencakup rekaman malam yang dikatakan Hizbullah diambil “lebih awal” dan gambar lain yang dikatakan diambil awal Juli. Keterangan video menyebutkan bahwa itu hanya “sebagian” dari apa yang ditangkap oleh drone.
Ini adalah video ketiga dalam rangkaian video yang dirilis Hizbullah yang dimaksudkan untuk menunjukkan sejauh mana pemantauan mereka terhadap Israel. Video pertama menunjukkan kota pelabuhan Haifa, dan video kedua menunjukkan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
Seorang juru bicara militer Israel menyatakan dalam pernyataan di X bahwa video tersebut diambil drone pengintai dan operasi pangkalan tidak terpengaruh.
Baca juga : Hizbullah Ledakkan Markas Militer Israel di Libanon Utara
Melaporkan dari Beirut, Libanon, Zeina Khodr dari Al Jazeera mengatakan rekaman ini adalah cara Hizbullah menunjukkan kemampuan militer dan intelijennya.
“Dalam beberapa hari terakhir juga, Hezbollah telah memperluas targetnya di utara Israel, area yang belum dievakuasi, menurut media Israel,” katanya.
“Hezbollah mengatakan ini adalah pesan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang berada di Amerika Serikat, mereka siap jika dia memilih untuk memperluas konfrontasi dengan kelompok bersenjata tersebut,” tambah Khodr.
Baca juga : Drone Hizbullah Menyerbu, Beberapa Tentara Israel Terluka
Video-video ini dirilis seiring dengan meningkatnya ketegangan atas perang Israel di Gaza dan pertukaran tembakan yang sering di sepanjang perbatasan Lebanon dengan Israel.
Setidaknya 39.145 orang telah tewas dalam perang Israel di Gaza sejak Oktober, menurut otoritas Palestina, dan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk wilayah tersebut telah mengungsi.
Serangan Israel di Gaza dimulai setelah serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, di mana 1.139 orang tewas, menurut perhitungan Al Jazeera berdasarkan statistik Israel, dan 250 orang lainnya diculik.
Baca juga : Tentara Israel Cegat Pesawat tidak Berawak dari Hizbullah Libanon
Hizbullah mulai meluncurkan roket ke Israel pada 8 Oktober, mengatakan akan terus melakukannya sampai ada gencatan senjata di Gaza.
Ketegangan militer antara Israel dan Hizbullah menewaskan hampir 350 pejuang Hizbullah di Libanon dan lebih dari 100 warga sipil, termasuk tenaga medis, anak-anak, dan jurnalis, sementara di Israel, 10 warga sipil Israel, seorang pekerja pertanian asing, dan 20 tentara Israel telah tewas.
Jeanine Hennis-Plasschaer, koordinator khusus PBB untuk Libanon, memperingatkan kesalahan perhitungan di perbatasan Israel-Lebanon dapat “menghancurkan seluruh kawasan” dalam perang.
Pernyataannya mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat bahwa permusuhan antara Israel dan Hizbullah, yang telah saling melakukan serangan lintas batas hampir setiap hari selama perang Gaza, mencapai titik didih.
Hennis-Plasschaer mengatakan solusi untuk permusuhan semacam itu “tidak hanya terletak di Libanon” dan mengungkapkan harapan bahwa kesepakatan gencatan senjata di Gaza dapat menyelesaikannya. (Al Jazeera/Z-3)
Warga Bahrain juga diminta menjauhi lokasi yang mengalami kerusakan atau benda mencurigakan.
Video geolokasi terbaru menunjukkan sistem pertahanan udara AS berusaha mencegat serangan drone dan roket di dekat Kedubes AS di Baghdad.
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini diambil seiring dengan upaya AS dalam menjalankan kampanye bersama dengan Israel melawan Iran.
Hizbullah mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap agresi kriminal Israel yang menargetkan puluhan kota dan permukiman di Libanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.
KONFLIK bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus mengalami eskalasi.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved