Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL menyerang Gaza dengan armada udara pada Selasa (20/2). Pada saat yang sama Dewan Keamanan (DK) PBB akan menggelar voting rancangan resolusi gencatan senjata yang diajukan Aljazair dan Amerika Serikat (AS).
PBB menyuarakan kekhawatiran atas situasi kemanusiaan di wilayah yang terkepung itu. Kekurangan pangan dapat menyebabkan ledakan kematian anak-anak di Gaza yang sebenarnya dapat dicegah oleh Israel.
PBB menilai pertempuran tanpa henti selama empat bulan telah meratakan sebagian besar wilayah Palestina. Itu mendorong 2,2 juta orang ke ambang kelaparan dan membuat tiga perempat penduduk mengungsi.
Baca juga : Saudi Peringatkan Bencana Kemanusiaan jika Israel Deportasi Warga Rafah Palestina
"Berapa banyak dari kita yang harus mati untuk menghentikan kejahatan ini?. Di mana letak kemanusiaannya" kata Seorang Dokter Palestina di kota utama Gaza selatan, Khan Yunis, Ahmad Moghrabi.
Negara-negara besar yang berupaya mencari jalan keluar dari krisis yang semakin meningkat ini sejauh ini belum berhasil, dan desakan Selasa (20/2), malam untuk resolusi gencatan senjata yang diajukan Aljazair menghadapi veto AS.
Setelah berbulan-bulan berjuang untuk mendapatkan tanggapan yang bersatu, semua anggota Uni Eropa kecuali Hongaria menyerukan jeda kemanusiaan segera. Mereka juga mendesak Israel untuk tidak menyerang kota paling selatan Gaza, Rafah, tempat hampir 1,5 juta warga Palestina berlindung.
Baca juga : Di Rafah, Pengungsi Gaza Hidup Seperti di Film Horor
Kota ini, kota terakhir yang tidak tersentuh oleh pasukan darat Israel, juga merupakan pintu masuk utama pasokan bantuan yang sangat dibutuhkan melalui negara tetangga, Mesir.
Serangan Israel terhadap kota tersebut menghambat operasi kemanusiaan, sementara pasokan makanan terganggu oleh penutupan perbatasan secara rutin, menurut badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA.
Kelangkaan makanan dan air telah menyebabkan anak-anak dan perempuan di seluruh wilayah tersebut menderita kekurangan gizi yang meningkat tajam, demikian peringatan dana anak-anak PBB.
Baca juga : Dewan Keamanan PBB Gelar Pembicaraan Darurat terkait Serangan Houthi
Satu dari enam anak di Gaza utara sekarang mengalami kekurangan gizi akut, kata UNICEF, sebuah situasi yang siap untuk memperparah tingkat kematian anak yang sudah tidak tertahankan lagi.
Meskipun berulang kali ada seruan untuk menyelamatkan Rafah, Israel telah menetapkan batas waktu Ramadhan untuk melakukan serangan darat. Jika militan Hamas tidak membebaskan sejumlah sandera Israel yang ditahan sejak serangan 7 Oktober pada saat itu.
“Jika pada bulan Ramadhan para sandera tidak ada di rumah, pertempuran akan berlanjut di mana-mana termasuk wilayah Rafah,” kata anggota kabinet perang Benny Gantz.
Baca juga : Menlu Inggris Diminta Dukung Gencatan Senjata di Gaza
Bulan suci umat Islam diperkirakan akan dimulai sekitar 10 Maret. Mediator internasional telah berupaya keras untuk mencegah serangan tersebut dan dikhawatirkan akan menimbulkan korban sipil dalam jumlah besar.
DK PBB memiliki dua proposal gencatan senjata. Pertama, dirancang oleh Aljazair, menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera dan pembebasan semua sandera tanpa syarat.
Rancangan ini mendapat tentangan cepat dari pendukung utama Israel, AS, yang mengajukan rancangan alternatif. Teks tersebut menekankan dukungan untuk gencatan senjata sementara di Gaza sesegera mungkin.
Baca juga : Dukungan Uni Eropa untuk Gencatan Senjata di Gaza Menguat
Pernyataan ini juga mengungkapkan keprihatinan terhadap Rafah, dan memperingatkan bahwa serangan darat besar-besaran akan mengakibatkan kerugian lebih lanjut terhadap warga sipil dan pengungsian.
Menurut sumber diplomatik, rancangan ini kecil kemungkinannya untuk disetujui sebagaimana tertulis, dan berisiko diveto oleh Rusia.
Meskipun Washington telah mendesakkan kesepakatan gencatan senjata untuk penyanderaan, perundingan berminggu-minggu yang melibatkan mediator AS, Mesir, dan Qatar gagal mencapai kesepakatan.
Baca juga : Israel Dikucilkan dalam Diplomasi Global
Hamas mengancam akan meninggalkan perundingan kecuali lebih banyak bantuan masuk ke Gaza. Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak tuntutan Hamas dan menyebutnya sebagai delusi"l.
Dia dengan keras menentang seruan perundingan yang mencakup pengakuan negara Palestina.
“Kami dengan tegas menolak hal ini. Bahwa hal tersebut akan membahayakan keberadaan negara Israel,” paparnya.
Baca juga : Dukungan Gencatan Senjata di Gaza Meluap di Majelis Umum PBB
Selama akhir pekan, pengunjuk rasa Israel berusaha memblokir truk bantuan di perbatasan Mesir-Gaza untuk meningkatkan tekanan bagi pembebasan sandera.
Di Yerusalem, pengunjuk rasa berbaris ke rumah Netanyahu, menuduhnya menelantarkan para sandera. “Tidak ada cara lain untuk mendapatkan kembali orang-orang ini tanpa kesepakatan,” kata pengunjuk rasa Eli Osheroff.
Mati karena kelaparan atau pemboman
Baca juga : Yordania: Kegagalan PBB Izinkan Israel Teruskan Genosida di Gaza
Perang dimulai ketika Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tanggal 7 Oktober yang menyebabkan sekitar 1.160 orang tewas di Israel selatan, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP atas angka-angka Israel.
Militan Hamas juga menyandera sekitar 250 orang 130 di antaranya masih berada di Gaza, termasuk 30 orang diperkirakan tewas, menurut Israel. (AFP/Cah/Z-7)
Baca juga : Jeda Kemanusiaan di Gaza Harus Berlanjut ke Gencatan Senjata Permanen
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Hamas menolak resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendukung rencana perdamaian Gaza dan penempatan pasukan internasional.
Resolusi tersebut mendapat dukungan dari 149 negara anggota PBB, sementara 12 negara anggota, termasuk Amerika Serikat (AS), menolak dan 19 lainnya abstain.
RUSIA meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menggelar pertemuan darurat terkait perkembangan di Suriah.
Amerika Serikat (AS) memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza, Rabu (20/11).
DALAM KTT G20 ke-19 yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, para pemimpin dari 20 negara ekonomi teratas dunia menyerukan empat tema besar.
DK PBB menyatakan keprihatinan atas serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan di Libanon, seiring dengan semakin intensifnya serangan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved