Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL menghadapi isolasi diplomatik yang semakin besar dalam perangnya melawan Hamas ketika PBB menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza, Palestina.
Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada negara sekutunya itu bahwa pemboman "tanpa pandang bulu" terhadap warga sipil telah merugikan dukungan internasional.
Setelah peringatan terhadap kondisi mengerikan dari para pejabat PBB mengenai krisis kemanusiaan yang semakin parah di Gaza, Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 orang pada Selasa (12/12) mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata dan tiga perempat negara anggota memberikan suara mendukungnya.
Baca juga : Dukungan Gencatan Senjata di Gaza Meluap di Majelis Umum PBB
"Harga yang harus dibayar dari mengalahkan Hamas bukanlah penderitaan yang terus-menerus bagi seluruh warga sipil Palestina," kata para pemimpin Kanada, Australia dan Selandia Baru dalam pernyataan bersama yang menyerukan gencatan senjata.
Otoritas Palestina menyambut baik resolusi tersebut dan mendesak negara-negara lain untuk menekan Israel agar mematuhinya.
Baca juga : AS dan Israel Tolak Resolusi Gencatan Senjata di Gaza
Seorang pejabat Hamas di pengasingan, Izzat El-Reshiq, dalam sebuah pernyataan di Telegram menggemakan reaksi tersebut, dengan mengatakan: " Israel harus "menghentikan agresi, genosida, dan pembersihan etnis terhadap rakyat kami."
AS dan Israel, yang berpendapat bahwa gencatan senjata hanya menguntungkan Hamas, menentang tindakan resolusi gencatan senjata tersebut bersama dengan delapan negara lainnya.
Sebelum pemungutan suara di PBB, Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan mengatakan: "Gencatan senjata berarti satu hal dan satu hal saja – memastikan kelangsungan hidup Hamas, memastikan kelangsungan hidup teroris genosida yang berkomitmen untuk memusnahkan Israel dan Yahudi."
Sedangkan sebelum resolusi tersebut, Biden mengaku Israel kini mendapat dukungan dari "sebagian besar dunia" termasuk AS dan Uni Eropa untuk perjuangannya melawan kelompok militan Palestina Hamas.
"Namun, mereka mulai kehilangan dukungan karena pemboman tanpa pandang bulu yang terjadi," katanya pada acara donor kampanye di Washington.
Sebagai tanda perpecahan yang paling jelas di antara para pemimpin kedua negara itu, Biden juga mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu perlu mengubah pemerintahan garis kerasnya dan bahwa pada akhirnya Israel "tidak bisa mengatakan tidak" terhadap negara Palestina yang merdeka – sesuatu yang ditentang oleh kelompok garis keras Israel.
Serangan Israel di Gaza untuk membasmi Hamas menewaskan sedikitnya 18.205 warga Palestina termasuk banyak anak-anak dan melukai hampir 50.000 orang sejak 7 Oktober, menurut kementerian kesehatan Gaza.
Konflik tersebut juga menyebabkan bencana kelaparan dan membuat 85% penduduk terpaksa mengungsi dari rumah mereka dan menyebabkan penyebaran penyakit, menurut PBB dan kementerian kesehatan Gaza.
Israel melancarkan serangan gencar setelah serangan lintas batas oleh pejuang Hamas yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 240 orang di Israel selatan pada 7 Oktober.

Hasil pemungutan suara rancangan resolusi gencatan senjata terlihat di layar saat Majelis Umum PBB mengadakan sesi khusus darurat mengenai perang Israel-Hamas di markas besar PBB pada 12 Desember 2023 di New York, AS. (Sumber: Getty Images via AFP)
Resolusi PBB tersebut tidak mengikat tetapi mempunyai bobot politik serta mencerminkan pandangan global mengenai perang di Gaza.
Amerika Serikat memveto seruan serupa di Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara pekan lalu, tetapi AS tidak memiliki hak veto di Majelis Umum PBB.
Resolusi pada Selasa itu mendapat 153 suara mendukung, 10 menentang dan 23 abstain.
Sebagai indikasi melemahnya dukungan terhadap Israel, resolusi tersebut disahkan dengan selisih yang lebih besar dibandingkan resolusi serupa di PBB pada Oktober, yang mendapat 121 suara mendukung, 14 menolak, dan 44 abstain. (Reuters/Ant/Z-4)
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved