Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Hamas di Gaza menolak resolusi Dewan Keamanan PBB yang disahkan pada Senin. Resolusi tersebut menyerukan penempatan pasukan internasional di wilayah tersebut sebagai bagian dari rencana perdamaian yang didukung Amerika Serikat. Hamas menilai keputusan itu tidak memenuhi tuntutan serta hak politik dan kemanusiaan rakyat Palestina.
“Resolusi ini tidak memenuhi tingkat tuntutan politik dan kemanusiaan rakyat Palestina serta hak-hak mereka,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan. Hamas juga menentang pembentukan pasukan internasional yang, menurut mereka, memiliki mandat untuk melakukan pelucutan senjata kelompok-kelompok Palestina di Gaza.
Pernyataan itu menegaskan rencana tersebut dianggap sebagai bentuk “perwalian internasional atas Jalur Gaza, yang ditolak oleh rakyat kami, kekuatannya, dan kelompok-kelompok yang menjadi komponennya”.
Sebelumnya pada Senin, Dewan Keamanan PBB mengesahkan resolusi yang disusun Amerika Serikat untuk memperkuat rencana perdamaian Gaza yang diajukan Presiden Donald Trump. Rencana itu mencakup penempatan pasukan internasional serta pembentukan jalur menuju kemungkinan berdirinya negara Palestina di masa depan.
Voting di Dewan Keamanan menghasilkan 13 suara setuju. Tidak ada negara yang memberikan suara menolak, sementara Rusia dan Tiongkok memilih abstain tanpa mengajukan veto. Washington menyambut hasil tersebut sebagai langkah yang “bersejarah dan konstruktif”.
Resolusi ini merupakan bagian dari upaya internasional yang lebih luas untuk menata kembali kondisi keamanan dan pemerintahan di Gaza setelah konflik berkepanjangan. Namun, penolakan Hamas menambah tantangan terhadap implementasi rencana tersebut, terutama terkait mandat pasukan internasional yang dinilai mereduksi kontrol kelompok itu di wilayah tersebut.
Sikap Hamas yang menolak perwalian internasional menunjukkan pembahasan lebih lanjut antara pihak-pihak terkait masih akan berlangsung intens. Penempatan pasukan, mekanisme pengamanan, serta aspek politik terkait masa depan Gaza diperkirakan tetap menjadi isu utama dalam proses diplomasi berikutnya. (AFP/Z-2)
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
ISRAEL menutup seluruh penyeberangan di Tepi Barat dan Gaza mulai Minggu (1/3) hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul operasi militer gabungan dengan AS terhadap Iran.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Ketua DPR AS, Mike Johnson, menegaskan AS tidak memiliki keselarasan dengan Kremlin, tetapi menghindari menjawab apakah AS benar dalam menentang resolusi PBB.
Amerika Serikat menolak resolusi Majelis Umum PBB yang mengecam invasi Rusia ke Ukraina, sebuah langkah yang berlawanan dengan kebijakan sebelumnya dan sekutu Eropanya.
INDONESIA menegaskan komitmennya terhadap perjuangan rakyat Palestina dengan menyampaikan rancangan resolusi dalam Sidang Darurat Majelis Umum PBB, Rabu (11/12).
Kemenlu RI menyatakan bahwa Indonesia menyambut baik pengesahan resolusi Majelis Umum PBB terkait situasi di Gaza yang menuntut gencatan senjata segera.
AS pada Rabu (20/11) memveto resolusi Dewan Keamanan PBB untuk gencatan senjata dalam perang Israel di Gaza. AS menuduh anggota dewan secara sinis menolak upaya mencapai kompromi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved