Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HIZBULLAH meluncurkan serangan drone peledak ke pangkalan militer di Israel utara pada Selasa (9/1). Itu merupakan bagian dari respons terhadap pembunuhan yang dilakukan oleh Israel di Libanon.
Sumber-sumber terpercaya melaporkan bahwa tiga pejuang Hizbullah terbunuh dalam serangan Israel. Kelompok ini mengatakan bahwa pesawat nirawak telah menghantam markas tentara Israel di Safed sebagai bagian dari pembalasan atas pembunuhan wakil pemimpin Hamas, Saleh Al-Arouri, di Beirut minggu lalu, dan sebagai tanggapan atas pembunuhan seorang komandan Hizbullah pada Senin (8/1).
Seorang sumber yang mengetahui operasi Hizbullah mengatakan bahwa ini pertama kali kelompok tersebut menyerang Safed, sekitar 14 km dari perbatasan, selama permusuhan yang dimulai tiga bulan yang lalu setelah Hamas menyerang Israel dari Jalur Gaza.
Baca juga: ISIS Rilis Serangan Maut di Suriah setelah Irak, Afghanistan, Iran
Juru bicara militer Israel mengatakan bahwa pangkalan di bagian utara dihantam dalam serangan udara, tetapi tidak ada kerusakan atau korban jiwa. Juru bicara tersebut tidak mengatakan secara pasti lokasi insiden itu terjadi.
Lebih dari 130 pejuang Hizbullah telah terbunuh di Libanon selama permusuhan dengan Israel, konfrontasi terburuk sejak mereka berperang pada 2006. Kekerasan tersebut telah memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah-rumah mereka di kedua sisi perbatasan dan menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik akan semakin meningkat dan meluas.
Tiga pejuang Hizbullah yang tewas pada Selasa akibat serangan terhadap kendaraan mereka di kota Ghandouriyeh di selatan Libanon, kata sumber-sumber tersebut, tanpa menyebutkan identitas mereka. Dalam satu pernyataan, militer Israel mengatakan bahwa angkatan udaranya menyerang target-target Hizbullah di Kila dan regu pesawat nirawak milik kelompok tersebut di tempat lain dalam Libanon selatan.
Baca juga: Hizbullah Ledakkan Markas Militer Israel di Libanon Utara
Komandan Hizbullah yang terbunuh pada Senin, Wissam Tawil, ialah seorang komandan pasukan elite Hizbullah, Radwan, dan perwira Hizbullah paling senior yang terbunuh dalam konflik ini. Dia telah memainkan peran utama dalam mengarahkan operasi di selatan.
Wakil pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, dalam pidato yang disiarkan televisi pada Selasa, mengatakan bahwa kelompoknya tidak ingin memperluas perang dari Libanon. Namun, jika Israel memperluas perang, respons tidak dapat dihindari hingga batas maksimum yang diperlukan untuk menghalangi Israel. (Arabnews/Z-2)
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Mojtaba Khamenei menyebutnya sebagai individu yang cerdas dan berdedikasi serta tokoh terkemuka dalam kancah politik Iran.
Tasnim melaporkan bahwa IRGC mengeklaim serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi di Beit Shemesh, Tel Aviv, dan Yerusalem.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Dalam pidato yang telah disiapkan, dia mengatakan bahwa Iran dan proksinya tetap mampu menyerang kepentingan AS dan sekutunya di Timur Tengah.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
IRGC gunakan rudal Haj Qasem untuk pertama kali serang pangkalan AS di Qatar & Bahrain serta kota-kota Israel sebagai balasan kematian Ayatollah Khamenei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved