Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJALANKAN ibadah puasa bagi penderita diabetes dan hipertensi memerlukan strategi khusus agar kondisi tubuh tetap bugar dan kadar gula darah tetap terkendali. Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK(K), membagikan sejumlah panduan penting mulai dari pengaturan waktu olahraga hingga pola makan yang tepat.
Salah satu poin krusial yang disoroti Inge adalah pemilihan waktu berolahraga. Ia menyarankan agar penderita diabetes atau hipertensi tetap aktif bergerak, namun dengan pemilihan waktu yang presisi guna menghindari risiko kesehatan.
"Jangan lupa juga olahraga, misalnya kalau dilakukan sesudah sahur, dikhawatirkan (seseorang) menjadi haus, jadi, lakukan olahraga kira-kira setengah atau satu jam sebelum berbuka," ujar Inge, dikutip Rabu (21/1).
Menurutnya, olahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi dan rasa lemas yang berlebihan, mengingat tubuh tidak akan mendapat asupan cairan dalam waktu lama setelahnya.
Khusus bagi pasien diabetes, momen berbuka puasa sering kali menjadi tantangan. Inge mengingatkan agar pasien tidak terjebak untuk langsung mengonsumsi makanan yang mengandung kadar gula tinggi secara berlebihan.
Meskipun buah-buahan umumnya sehat, pasien diabetes disarankan untuk membatasi konsumsi buah yang terlalu manis seperti jambu dan melon, atau pemanis tambahan seperti madu dan kolak secara berlebihan saat berbuka. Tujuannya adalah agar peningkatan kadar gula darah terjadi secara bertahap dan normal, bukan melonjak drastis.
"Pemilihannya itu harus benar-benar supaya kadar gula darah meningkat normal, tidak menjadi meningkat berlebihan,” jelasnya.
Selain itu, pengaturan waktu makan malam juga perlu diperhatikan. Inge menyarankan agar makan malam dilakukan sekitar tiga jam sebelum tidur untuk memberikan waktu bagi tubuh mencerna makanan dengan optimal.
Salah satu tantangan selama berpuasa adalah terpenuhinya kebutuhan nutrisi harian, terutama protein.
Protein memiliki peran vital bagi penderita diabetes, mulai dari menjaga massa otot, mendukung penyembuhan luka, hingga membantu manajemen berat badan melalui rasa kenyang yang lebih lama.
Untuk menyiasati hilangnya waktu makan siang, Dr. Inge menyarankan penggunaan susu khusus diabetes sebagai tambahan nutrisi di malam hari.
"Memindahkan protein yang ada pada makan siang, sebelum tidur bisa mengonsumsi susu untuk diabetes,” kata Inge.
Susu tersebut berfungsi menggantikan asupan protein yang mungkin kurang selama berpuasa.
Secara umum, porsi protein yang ideal bagi penderita diabetes berkisar antara 10 hingga 15 persen dari total porsi makan harian. Dengan pengaturan pola makan yang bergizi dan tidak berlebihan, risiko kenaikan berat badan akibat kalap saat berbuka puasa pun dapat dihindari. (Ant/Z-1)
MOMEN lebaran selalu identik dengan camilan dengan tinggi gula yang sering ditemui di kue nastar, putri salju, atau pun cokelat kacang.
RAMADAN bukan hanya menjadi waktu untuk melakukan refleksi spiritual, tetapi juga kesempatan untuk memberi tubuh waktu melakukan “reset” melalui pola makan yang lebih sehat.
Puasa Ramadan tingkatkan sensitivitas insulin penderita diabetes. Simak panduan pola makan, aturan hidrasi 2-4-2, dan tips medis dari pakar endokrin di sini.
Penderita diabetes berisiko tinggi mengalami masalah kaki akibat kerusakan saraf dan aliran darah. Lakukan pemeriksaan kaki rutin untuk mencegah infeksi serius dan amputasi.
Kaki merupakan bagian tubuh yang paling rawan terluka karena fungsinya sebagai penumpu utama beban tubuh.
Pemahaman mengenai klasifikasi diabetes melitus sangat penting karena setiap tipe memiliki karakteristik dan penyebab yang berbeda.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Hipertensi sering tanpa gejala. Kenali 7 tanda tekanan darah tinggi yang sering diabaikan agar terhindar dari risiko stroke dan jantung. Cek di sini!
Hipertensi sering tanpa gejala dan disebut silent killer. Kenali tanda-tanda tekanan darah tinggi sejak dini serta cara pencegahannya.
makanan yang dimasak dan diproses mengandung senyawa bernama AGEs yang ditemukan dalam makanan cepat saji
Banyak pasien hipertensi kembali mengalami kenaikan tekanan darah karena faktor stres, gaya hidup, dan kurangnya intervensi mandiri yang konsisten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved