Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis gizi klinik lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Mulianah Daya membagikan Tips untuk menjalani diet yang nyaman.
Dia menjelaskan diet merupakan bagian dari lifestyle atau gaya hidup, hal ini merujuk dari asal kata diet sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu diaita yang berarti 'a way of life' atau 'cara hidup'.
Diet bukan hanya soal makanan yang dikonsumsi, namun juga tentang kebiasaan dan cara seseorang memilih, mengatur, dan mengonsumsi makanan yang mendukung kesehatan jangka panjang.
"Diet ini sebagai bagian dari gaya hidup atau lifestyle, yang artinya pola makan dan kebiasaan makan itu harus menjadi bagian dari
rutinitas sehari-hari seseorang," kata Mulianah, dikutip Rabu (5/3).
Dalam menjalani diet yang nyaman, dia mengatakan penting memperhatikan good taste atau rasa enak di lidah.
"Kalau dietnya aja ga nyaman, efeknya bisa memengaruhi mood. Persepsi rasa itu sifatnya subjektif. Intinya diet apapun itu pertama harus dari segi rasa enak," ujarnya.
Menurut dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Mayapada Tangerang itu, dalam menjalani diet nyaman juga harus realistis, seperti perlu menyesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari, gaya hidup, target, dan tujuan diet yang ingin dicapai.
"Harus realistis. Misalnya mau menurunkan berat badan 10 kilogram dalam sebulan, bisa sih tapi siap-siap sakit aja. Jadi dietnya juga harus disesuaikan dengan kebutuhan," ucapnya.
Kemudian, dalam menjalani diet nyaman perlu untuk menyesuaikan jadwal makan secara fleksibel sesuai dengan aktivitas sehari-hari.
Hal ini lantaran di tengah kesibukan kerap kali orang yang sedang diet memilih untuk tidak makan karena melewatkan jam makan yang seharusnya. Selain itu, dalam menjalani diet juga harus balance atau seimbang.
"Balance-nya tiap orang tuh beda-beda. Harus tahu kebutuhan (porsi makan) minimum dan maksimum teman-teman tuh seperti apa.
Jadi nanti tahu kalau kelebihan harus apa dan kalau kekurangan harus apa. Itu namanya balance diet," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan diet, pada dasarnya, adalah tentang menemukan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Sehingga kebutuhan diet setiap individu sangat berbeda-beda.
Dia mencontohkan misalnya ada orang yang tidak bisa makan berat di pagi hari, sementara ada juga orang yang merasa pusing jika tidak makan berat di pagi hari.
"Diet itu, pada dasarnya, adalah mencari pola, yang kemudian bisa kita ikuti jalani sehari-hari. Artinya diet itu sifatnya personalized, no one eats for all. Setiap orang punya pola yang berbeda-beda," kata dia.
Adapun menjalani diet tidak nyaman bisa menyebabkan risiko salah satunya stres eating, yang merupakan kecenderungan seseorang untuk mengalihkan rasa yang menyebabkan stres dengan makan berlebih.
Menurut Mulianah, stres eating sering terjadi ketika seseorang merasa dietnya terlalu membatasi dan tidak menyenangkan. Diet tidak nyaman juga salah satunya karena mengikuti teman, meskipun diri sendiri tidak menikmati jenis diet tersebut.
"Stres eating itu salah satunya dietnya tidak nyaman. Misalnya mungkin limitation (pembatasan) diet yang berlebihan, terlalu takut," ucap dia.
"Kalau orang terlalu restriktif diet, dietnya gak nyaman, gap hunger (kelaparan) atau gap trapping-nya jadi tinggi, sehingga hormon stresnya jadi tinggi juga. Hormon stres relatifnya ke hormon lapar," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Guru Besar Gizi UI Prof Sandra Fikawati peringatkan risiko porsi makan tak terkontrol saat Lebaran yang picu lonjakan gula darah dan kolesterol.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Jungkook BTS ungkap rahasia diet satu kali sehari (OMAD) dan rutin olahraga. Simak analisis pakar kesehatan mengenai efek samping dan tips diet sehatnya.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Sederet Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker Paru diantaranya ultra processed food
Penumpang MRT Jakarta melonjak hingga 135.117 orang selama dua hari Lebaran 2026. Tarif Rp1 jadi pemicu utama minat warga gunakan transportasi publik.
Fenomena menyewa tas bermerek kini menjadi tren yang semakin digandrungi, terutama untuk merek-merek ikonik seperti Dior dan Chanel.
Pengembangan kawasan hunian di Bali mulai bergerak ke arah yang lebih luas dari sekadar pembangunan properti.
Ramadan selalu menjadi momen istimewa untuk berkumpul dan menikmati kebersamaan bersama orang terdekat.
Ari Fahrial Syam ungkap kunci sembuh GERD: perubahan gaya hidup, stop rokok, hingga pengobatan tuntas dengan obat golongan P-CAB terbaru. Cek di sini!
Sekitar 619 juta orang mengalami nyeri punggung bawah pada 2020.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved