Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Tren Gaya Hidup Aktif Meningkat, Urgensi Pemulihan Otot dan Sendi Kian Disorot

Basuki Eka Purnama
05/3/2026 15:11
Tren Gaya Hidup Aktif Meningkat, Urgensi Pemulihan Otot dan Sendi Kian Disorot
Ilustrasi(Freepik)

KESADARAN masyarakat untuk menjalani gaya hidup aktif melalui berbagai olahraga, mulai dari fitnes hingga olahraga sosial seperti padel, terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tren positif ini membawa tantangan baru: risiko cedera dan gangguan muskuloskeletal yang mengintai jika tidak diimbangi dengan proses pemulihan yang tepat.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui Guideline on Chronic Low Back Pain (2023) melaporkan sekitar 619 juta orang mengalami nyeri punggung bawah pada 2020. Angka ini diproyeksikan terus melonjak seiring perubahan gaya hidup dan penuaan populasi. 

Di sisi lain, studi ScienceDirect (2023) mencatat bahwa cedera lutut dan pergelangan kaki menjadi keluhan yang paling umum akibat gerakan repetitif dalam olahraga tim.

Menurut Dr. Ega Jaya, Sp.KFR, AIFO-K, spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari Heisei Rehabilitation Clinic, nyeri sering kali muncul karena peningkatan intensitas latihan yang mendadak atau teknik yang kurang tepat.

“Nyeri pascaaktivitas sering muncul akibat peningkatan intensitas latihan secara mendadak, teknik gerakan yang kurang tepat, atau minimnya pemanasan. Pendekatan nonfarmakologis seperti stimulasi saraf listrik dapat membantu mengurangi persepsi nyeri dan mendukung relaksasi otot, sehingga proses pemulihan menjadi lebih optimal jika digunakan sesuai anjuran,” ujarnya.

Menjawab kebutuhan tersebut, OMRON Healthcare Indonesia memperkenalkan solusi terapi nyeri berbasis teknologi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) melalui perangkat rumahan yang praktis. 

Director OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe, menegaskan pentingnya pemahaman bahwa pemulihan adalah investasi kesehatan jangka panjang.

“Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup aktif terus meningkat, dan kami melihat kebutuhan terhadap solusi pemulihan yang praktis serta berbasis teknologi juga semakin besar. OMRON ingin berkontribusi tidak hanya melalui perangkat kesehatan, tetapi juga dengan mendorong pemahaman bahwa pemulihan merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan jangka panjang,” ujar Tomoaki.

Dua inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah OMRON Sport TENS HV-F030 dan OMRON TENS HV-F230. Seri Sport TENS dirancang khusus untuk mendukung pemulihan pascaolahraga dengan desain ringkas yang memiliki 15 tingkat intensitas. 

Sementara itu, seri HV-F230 menawarkan kustomisasi lebih tinggi dengan stimulasi hingga 1.200 Hz, yang menyasar pengguna dengan keluhan nyeri kronis serta kelompok usia lanjut.

Melalui kehadiran perangkat ini dan edukasi berkelanjutan di OMRON Experience Center (OEC), masyarakat diharapkan dapat tetap produktif dan aktif tanpa harus mengabaikan aspek pemulihan yang menjadi kunci kesehatan fisik di masa depan. (Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya