Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Rangkuman PAI Kelas 4 SD Semester 1

Wisnu Arto Subari
29/1/2025 21:33
Rangkuman PAI Kelas 4 SD Semester 1
Sejumlah murid sekolah dasar (SD) belajar di bangunan sekolah yang tidak layak pakai di SDN 95 Campagaya, Desa Tamasaju, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (20/1/2025).(Antara/Arnas Padda)

MARI kita belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas 4 SD (sekolah dasar) semester 1. Ada lima materi yang akan kita pelajari di kelas 4 SD semester 1.

Sebelumnya, mari kita membaca basmalah. Lantas kita lanjutkan dengan membaca doa belajar yaitu Rabbi zidnii ilma warzuqni fahma. Artinya, ya Allah tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rezeki tentang kepahaman. Berikut rangkuman materi PAI kelas 4 SD semester 1 yang dikutip dari Hanum Channel di Youtube.

Lima materi PAI 4 SD semester 2

1. Mari mengaji dan mengkaji Al-Qur'an Surat Al-Hujurat ayat 13 dan hadis tentang keragaman.

2. Teladan mulia asmaul husna.

3. Indahnya saling menghargai dalam keragaman.

4. Menyambut usia baligh atau dewasa.

5. Kisah hijrah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Keragaman

Al-Qur'an Surat Al-Hujurat ayat 13.

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْاۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ ۝١٣

Yaa ayyuhan naasu innaa khalaqnaakum min dzakariw wa untsaa wa ja'alnaakum syu'uubaw wa qabaa ila lita'aarafuu, inna akramakum 'indallâhi atqaakum, innallaaha 'aliimun khabiir.

Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti.

Manusia tercipta dengan aneka ragam. Allah tidak senang terhadap orang yang menampakkan kesombongan dengan keturunan, kekayaan, atau kepangkatan karena sesungguhnya yang paling mulia di hadapan Allah hanyalah orang yang paling bertakwa.

Di tengah keragaman, manusia diminta untuk saling menghormati atau toleransi, berlapang dada, dan bertenggang rasa. Perbedaan bangsa, suku, dan warna kulit bukan penentu kemuliaan. Hanya takwa yang menentukan nilai seseorang. 

Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah dalam sabdanya, "Wahai sekalian manusia, Rabb kalian satu dan ayah kalian satu (Maksudnya Nabi Adam). Ingatlah tidak ada kelebihan bagi orang Arab atas orang Ajam atau non-Arab dan bagi orang Ajam atas orang Arab. Tidak ada kelebihan bagi orang berkulit merah atas orang berkulit hitam dan bagi orang berkulit hitam atas orang berkulit merah kecuali dengan ketakwaan." Hadis riwayat Ahmad.

Asmaul husna

Asmaul husna berarti nama-nama yang baik. Yang kita pelajari adalah Al-Malik artinya Maharaja. Allah SWT adalah penguasa atas semua makhluk-Nya.

Al-Aziz berarti Maha mulia atau Perkasa. Allah SWT punya kedudukan yang Maha Tinggi.

Al-Quddus berarti maha suci. Allah SWT adalah Zat yang tersucikan dari segala macam kekurangan.

Baca juga: Rangkuman PAI Kelas 4 SD Semester 2

As-Salam berarti Maha Sejahtera. Allah Maha sejahtera dan maha menyelamatkan. Allah memberi keselamatan kepada hamba-hambanya

Al-Mukmin berarti Maha Pemberi Keamanan. Allah SWT adalah Tuhan yang memberi rasa aman pada seluruh makhluk-Nya.

Contoh akhlak meneladani Al-Malik ialah menahan diri. Contoh akhlak meneladani Al-Aziz adalah mandiri.

Akhlak meneladani Al-Quddus adalah cinta kebersihan. Akhlak dari As-Salam adalah menjaga lisan atau ucapan kita. Akhlak untuk meneladani Al-Mu'min adalah hidup tertib.

Baca juga: Rangkuman Materi PAI Kelas 1 SD Semester 2

Keragaman sebagai sunnatullah

Untuk apa Allah menjadikan manusia beraneka ragam? Tujuannya agar saling mengenal sehingga menghasilkan hubungan harmonis, kerja sama, dan saling mendukung.

Rasulullah menegaskan bahwa kebaikan dalam Islam adalah akhlak mulia. Akhlak mulia meliputi akhlak kepada Allah, kepada sesama manusia, dan kepada alam sekitar.

Sikap terbaik dalam keragaman dan perbedaan adalah saling menghargai dan menghormati atau toleransi.

Baca juga: Rangkuman Materi PAI Kelas 1 SD Semester 1

Usia baligh atau dewasa

Ada beberapa tanda baligh menurut ilmu fikih.

1. Mimpi basah bagi laki-laki.

2. Haid atau menstruasi bagi perempuan.

3. Sudah berumur 15 tahun.

Baca juga: Rangkuman PAI Kelas 2 SD Semester 2

Anak yang mengalami mimpi basah dan haid berarti sedang berhadas besar. Untuk bersuci dari hadas besar ia wajib mandi besar atau mandi wajib terlebih dahulu.

Larangan bagi yang berhadas besar adalah salat, sujud tilawah dan sujud syukur, membaca dan menyentuh atau membawa Al-Qur'an, tawaf dan berdiam di masjid.

Berikut tanda baligh menurut ilmu biologi bagi anak laki-laki. 

1. Perubahan fisik. 

a. Wajah yang ditumbuhi kumis, jenggot, atau jambang. 

b. Tumbuh rambut pada area-area tertentu, seperti alat kelamin dan ketiak. 

c. Badan kelihatan lebih kekar dan berotot.

d. Tumbuh jakun. 

e. Suaranya terdengar lebih berat.

f. Pertumbuhan badan cepat besar.

2. Ada pula sejumlah perkembangan mental, seperti bersikap cuek, tenang, dan lebih rasional.

Baca juga: Rangkuman Pendidikan Agama Islam Kelas 2 SD Semester 1

Berikut perubahan bagi perempuan.

1. Perubahan fisik. 

a. Pinggul dan dada yang mulai membesar. 

b. Tumbuh rambut pada area tertentu.

c. Kulit perempuan lebih halus.

d. Pertumbuhan badan juga bertambah cepat.

Baca juga: Rangkuman PAI Kelas 5 SD Semester 1

2. Mengalami haid atau menstruasi.

3. Perkembangan mental pada perempuan. 

a. Biasanya cenderung mendahulukan perasaan. 

b. Ingin dimanja. 

c. Ingin diperhatikan.

Baca juga: Rangkuman PAI Kelas 5 SD Semester 2

Ada beberapa kewajiban setelah usia baligh atau dewasa. Bila kalian telah mengalami tanda baligh berarti kalian telah disebut mukallaf atau orang dewasa yang wajib menjalankan hukum agama di antaranya salat fardu, menutup aurat, dan mencari ilmu.

Kisah hijrah Nabi Muhammad SAW

Hijrah adalah perpindahan Nabi Muhammad SAW bersama sebagian pengikutnya dari Mekah ke Madinah untuk menyelamatkan diri dari tekanan kaum kafir Quraisy Mekah. 

Berikut sebab-sebab hijrah. 

1. Dakwah Rasulullah di Mekah kurang berkembang karena penolakan orang kafir Quraisy.

2. Ada peristiwa bai'at aqabah serta permintaan penduduk Madinah agar Nabi Muhammad SAW tinggal bersama mereka dan membantu untuk berdakwah. 

3. Perintah Allah untuk berhijrah sudah turun kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Rangkuman Materi PAI Kelas 3 SD Semester 2

Adapun kisah perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah diawali dengan peristiwa ketika Ali bin Abi Thalib menempati tempat tidur Nabi Muhammad SAW. Kaum musyrik kala itu memutuskan untuk mencelakai Nabi Muhammad SAW. 

Namun Allah menyampaikan rencana kaum kafir Quraisy kepada Nabi Muhammad SAW. Kemudian beliau memerintahkan Ali bin Abi Thalib untuk tidur di pembaringan beliau sambil memakai selimut berwarna hijau buatan hadramaut yang biasa dipakai beliau.

Nabi Muhammad SAW pergi ke rumah Abu Bakar pada suatu siang menjelang hijrah. Nabi Muhammad SAW menyampaikan pada Abu Bakar bahwa beliau telah mendapatkan izin untuk berhijrah.

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

Kemudian Abu Bakar menyampaikan bahwa dia telah menyiapkan dua unta, untuk Nabi Muhammad SAW dan dirinya, guna perjalanan ke Madinah. Pada tanggal 27 Safar atau tahun ke-14 kenabian, Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar berjalan kaki ke gua Tsur.

Tiga malam lamanya Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar menginap di dalam gua Tsur. Pada tanggal 8 Rabiul Awal, rombongan tiba di Quba. 

Nabi Muhammad SAW di Quba tinggal selama 4 hari. Di tempat itu beliau membangun Masjid Quba.

Hari Jumat, Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar berangkat menuju Madinah. Sebelum sampai ke Madinah, beliau salat Jumat di perkampungan Bani Salim bin Auf bersama rombongan yang berjumlah sekitar 100 orang. 

Baca juga: 37 Surat dalam Juz Amma dengan Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan

Itulah salat Jumat Nabi SAW yang pertama di Madinah. Setelah salat Jumat, beliau menuju Yatsrib yang sejak hari itu berubah namanya menjadi Madinatur Rasul yang disingkat dengan Al-Madinah.

Nabi Muhammad SAW disambut dengan sangat meriah di jalan atau dari atas rumah-rumah. Masyarakat Madinah menyambut beliau dengan syair-syair pujian yang mengharukan.

Kaum muslimin yang pindah dari Mekah ke Madinah kemudian dikenal dengan nama kaum Muhajirin. Penduduk Madinah yang membantu perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW setelah hijrah ke Madinah disebut kaum Anshar.

Baca juga: Hafalkan 37 Surat Pendek Juz Amma Juz 30

Berikut hikmah hijrah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

1. Setiap muslim hendaknya mampu menempatkan usaha dan kepasrahan kepada Allah dalam menghadapi suatu peristiwa. Sikap yang bisa kita teladani adalah ulet dan tawakal. 

2. Dalam berjuang seseorang harus dapat memberi segala yang dimilikinya, tidak menanti hadiah atau imbalan atas perjuangan. Sikap yang bisa kita teladani adalah ikhlas dan rela berkorban.

3. Perlu keterlibatan semua kelompok dalam upaya mencapai cita-cita bersama. Sikap yang bisa kita teladani adalah kerja sama. 

Demikian rangkuman materi PAI kelas 4 SD semester 1 Kurikulum Merdeka. Mudah-mudahan bermanfaat. Selamat belajar. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya