Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETAKUTAN dan kekhawatiran bukanlah sekadar bumbu hidup, melainkan keniscayaan. Dari penciptaannya, manusia ialah makhluk lemah karena bisa mengalami sakit, lapar, haus, luka, dan sebagainya. Semua itu bisa menimpanya kapan saja.
Ibarat seorang yang ingin bepergian kendaraan, apapun yang dipilihnya tak bisa melepaskannya dari risiko celaka. Naik pesawat bisa jatuh, naik kapal bisa tenggelam, naik mobil atau sepda motor bisa tabrakan. Bahkan berjalan kaki sekali pun tak menjaminnya senantiasa aman.
Demi keamanan berbagai alat pun diciptakan, semisal sabuk pengaman. Namun tetap saja masih ada orang yang celaka meski telah mengenakan sabuk pengaman. Ini menunjukkan bahwa keamanan tidak bisa dijamin oleh sekadar alat.
Baca juga: Asmaul Husna: Allah As-Salam Selamat dari Cacat dan Menyelamatkan
Allah memiliki asmaul husna terkait hal itu ialah Al-Mu'min sebagai Zat Yang Maha Memberi Keamanan kepada semua makhluk-Nya. Bencana betapa pun dahsyatnya tak akan bisa mencelakakan seseorang bila Al-Mu'min menjaganya tetap aman.
Itu sebabnya Nabi Ibrahim tidak hangus ketika Namrudz melemparnya ke dalam kobaran api yang menyala. Dengan keamanan dari-Nya, api yang menjilati tubuh Nabi Ibrahim menjadi dingin dan tak lagi berbahaya.
Lafaz iman memiliki kata dasar yang sama dengan aman. Mengimani Allah subhanahu wa taala tidak cukup dengan mempercayai keberadaan-Nya semata. Mengimani-Nya berarti senantiasa berusaha menghadirkan rasa aman.
Baca juga: Keutamaan Nama Allah Dibandingkan dengan Asmaul Husna yang Lain
Karena itu, aneh rasanya jika seseorang mengaku beriman, tetapi orang-orang yang berada di sekelilingnya justru merasa terancam.
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda, "Barangsiapa yang mengaku beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala dan hari akhir, hendaklah tetangganya merasa aman dari kejahatannya." (OL-14)
Apa doa Nabi Khidir yang diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib? Berikut penjelasannya.
Seorang selebgram transgender Indonesia menjadi sorotan setelah melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci dengan mengenakan hijab syar'i, pakaian yang biasa dikenakan perempuan Muslim.
Apa saja urutan dan bacaan zikir sore atau petang? Berikut uraiannya.
Pertanyaannya, mengapa telinga bayi yang baru lahir dianjurkan untuk diazani? Berikut penjelasannya.
BANYAK musibah terjadi di sekitar kita. Ada doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW agar kita dilindungi Allah dari musibah yang kita saksikan untuk selamanya.
Untuk mendekatkan diri kepada Allah bisa kalian lakukan dengan beberapa cara. Tentu cara yang paling utama adalah dengan melaksanakan ibadah dan kewajiban sebagai umat Muslim.
Fokus pada relevansi Al-Muhyi dalam konteks kesehatan mental (menghidupkan jiwa yang putus asa) dan sains (biologi penciptaan), bukan sekadar hafalan nama.
Temukan kedalaman makna Al-Mu'id (Maha Mengembalikan). Ulasan lengkap mengenai dalil, kaitan dengan Al-Mubdi, dan panduan praktis implementasinya.
Pelajari makna mendalam Al-Mubdi, dalil sahih dalam Al-Quran, serta cara mengimplementasikannya untuk meningkatkan keberanian dan kreativitas di tahun 2026.
Pelajari makna mendalam Asmaul Husna Al-Hamid, dalil Al-Qur'an, serta cara mengimplementasikan sifat Maha Terpuji Allah dalam keseharian Anda.
Simak arti Ya Hayyu Ya Qayyum, dua nama agung Allah dalam Asmaul Husna. Temukan makna mendalam, dalil Al-Qur'an, dan keutamaan mengamalkannya di sini.
Simak penjelasan lengkap mengenai apa yang dimaksud dengan Asmaul Husna, dalil Al-Qur'an, serta keutamaan mengamalkan 99 nama Allah yang indah dan agung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved