Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KITA kembali membahas asmaul husna atau nama-nama terindah Allah. Kali ini pembahasan mengenai Al-Malik berarti Yang Maha Merajai atau Yang Maha Memiliki.
Di muka Bumi terdapat banyak raja. Namun mereka semua di bawah kekuasaan satu adiraja raja tertinggi ialah Allah subhanahu wa ta'ala. Istimewanya Maha Merajai atau Memiliki ini bersifat mutlak. Maksudnya segala yang wujud merupakan milik Allah tanpa terkecuali. Tidak ada sebiji atom pun yang bukan milik-Nya.
Menurut Imam Al-Ghazali dalam Maqshadu Al-Asna dilansir dari @limofficial_lirboyo di Instagram, setiap yang dimiliki pasti membutuhkan pemiliknya. Segala yang maujud pasti membutuhkan Allah.
Baca juga: Ini 99 Asmaul Husna sebagai Wirid dan Doa serta Lantunannya
Namun ini tidak berlaku kebalikannya. Allah sama sekali tidak membutuhkan segala yang maujud. Jadi dalam hal membutuhkan antara Allah dan makhluk, tidak terjadi hubungan saling tergantung. Dengan kata lain, makhluk membutuhkan Allah. Allah tidak membutuhkan makhluk.
Tentu hubungan Allah dengan makhluk berbeda dengan antara sesama makhluk. Seorang manusia, misalnya, sekali waktu dia membutuhkan orang lain. Di lain waktu, dia dibutuhkan oleh orang lain. Ini menunjukkan ada hubungan saling membutuhkan.
Selanjutnya muncul pertanyaan, jika Allah ialah Al-Malik Al-Mutlaq bagaimana bisa ada manusia yang disebut raja? Manusia bisa menjadi raja, tetapi kekuasaannya tidaklah mutlak, melainkan sesuai dengan kemampuannya mengendalikan pasukan dan rakyat yang ada di bawah kekuasaannya.
Baca juga: Asmaul Husna: Kasih Allah Ar-Rahman Berbeda dengan Makhluk
Tidak akan pernah ada raja dari golongan manusia yang kekuasaannya mutlak. Jika dia berhasil menguasai seluruh permukaan Bumi sekali pun masih ada langit dan berbagai wujud bukan miliknya.
Minimal manusia harus bisa menjadi raja bagi dirinya sendiri. Lantas bagaimana caranya? Agar bisa menjadi raja bagi dirinya sendiri, seorang manusia bisa mengendalikan pasukan dan rakyat yang terkandung pada dirinya.
Baca juga: Asmaul Husna: Sayang Allah Ar-Rahim Lebih Eksklusif ketimbang Ar-Rahman
Dalam hal ini yang dimaksud dengan pasukan ialah amarah, syahwat, dan hawa nafsunya. Sedangkan maksud dari rakyat ialah lisannya kedua matanya, kedua tangannya, dan seluruh anggota tubuhnya yang lain. Jika berhasil mengendalikan itu semua, jadilah dia raja bagi dirinya sendiri.
Berbeda dengan raja di suatu wilayah yang mengendalikan pasukan dan rakyatnya menggunakan peraturan undang-undang dan semacamnya, alat untuk mengendalikan pasukan dan rakyat dalam diri manusia yakni menggunakan hati dan akalnya. Jadi jangan sampai terjadi yang sebaliknya yakni seorang manusia justru dikendalikan oleh hawa nafsunya sendiri. (OL-14)
Apa doa Nabi Khidir yang diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib? Berikut penjelasannya.
Seorang selebgram transgender Indonesia menjadi sorotan setelah melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci dengan mengenakan hijab syar'i, pakaian yang biasa dikenakan perempuan Muslim.
Apa saja urutan dan bacaan zikir sore atau petang? Berikut uraiannya.
Pertanyaannya, mengapa telinga bayi yang baru lahir dianjurkan untuk diazani? Berikut penjelasannya.
BANYAK musibah terjadi di sekitar kita. Ada doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW agar kita dilindungi Allah dari musibah yang kita saksikan untuk selamanya.
Untuk mendekatkan diri kepada Allah bisa kalian lakukan dengan beberapa cara. Tentu cara yang paling utama adalah dengan melaksanakan ibadah dan kewajiban sebagai umat Muslim.
Temukan makna mendalam Al-Muntaqim (Maha Pemberi Balasan), dalil Al-Qur'an, keutamaan zikir, hingga cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
At-Tawwab artinya Allah Maha Penerima Taubat. Simak makna mendalam, dalil Al-Qur'an, fadhilah dzikir, dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pahami makna mendalam Al-Barru dalam Asmaul Husna. Temukan dalil Al-Qur'an, manfaat zikir, serta cara mengimplementasikan sifat Maha Baik Allah di 2026.
Pahami makna mendalam Al-Muta’aalii sebagai Asmaul Husna ke-78. Lengkap dengan dalil Al-Qur'an, manfaat zikir, dan cara implementasi dalam kehidupan.
Pelajari makna mendalam Al-Waali (Yang Maha Memerintah), dalil Al-Qur'an, amalan zikir, serta perbedaan mendasarnya dengan Al-Waliy (Yang Maha Melindungi).
Pahami makna mendalam Al-Bathin (Maha Tersembunyi), dalilnya dalam Al-Quran, serta cara mengamalkan zikirnya untuk ketenangan batin dan kejujuran hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved