Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT cuaca tidak menentu, penting untuk menjaga tubuh tetap bugar agar terhindar dari gangguan kesehatan seperti flu dan batuk.
Latihan olahraga sederhana untuk menjaga stamina tubuh bisa dilakukan di dalam ruangan dalam kondisi cuaca yang tiba-tiba bisa berubah dari panas menjadi hujan atau sebaliknya.
Pelatih sekaligus pendiri Caprina Team Training, Andre Caprina, mengungkapkan bahwa latihan olahraga sederhana seperti jumping jack, squat, lunges, sit up, dan crunch bisa dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh.
"Lakukan gerakan ini dalam tiga set, dengan satu setnya terdiri dari 10 hingga 12 repetisi," kata Andre, dikutip Kamis (14/11).
Menurut dia, latihan-latihan sederhana yang tergolong mudah dilakukan itu dapat membantu menjaga tubuh tetap bugar.
Selain itu, ia mengatakan, latihan kardio dan angkat beban bisa pula dicoba sebagai variasi.
"Kardio bermanfaat untuk meningkatkan level kebugaran, sementara angkat beban bertujuan untuk menambah massa otot," ujar Andre.
Andre juga menyampaikan pentingnya mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh agar stamina tetap terjaga.
"Tubuh kita perlu asupan makanan sebagai sumber energi, baiknya kita menjaga keseimbangan nutrisi sesuai kebutuhan," ungkapnya. (Ant/Z-1)
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved