Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesial kedokteran olahraga Rumah Sakit Pondok Indah-Bintaro Antonius Andi Kurniawan mengatakan ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar dapat berolahraga dengan aman dan nyaman saat musim hujan.
"Untuk perubahan cuaca yang amat cepat, tiba-tiba panas, lalu hujan, itu patut kita waspadai. Yang paling penting adalah ketika mau berolahraga, kita harus pastikan dan tahu seperti apa kondisi cuaca di luar," kata Andi, dikutip Minggu (10/11).
Menanggapi cuaca yang tidak menentu beberapa hari terakhir, Andi menuturkan hal pertama yang patut dipersiapkan oleh setiap orang yang ingin berolahraga adalah kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh yang fit.
Kemudian, masyarakat perlu mengetahui kondisi cuaca dan lingkungan saat berolahraga. Misalnya, kondisi polusi udara, ramainya lalu lalang jalan, hingga kondisi jalanan yang akan dilalui supaya keamanan diri dapat terjaga.
Ketika cuaca hujan dan ingin berolahraga di luar, masyarakat perlu memakai mantel atau jas hujan supaya tubuh terhindar dari percikan air hujan.
Mantel atau jas hujan tersebut juga dianggap efektif mengurangi risiko terkena demam atau hujan. Selain itu, pastikan gunakan sepatu yang nyaman agar tidak mengalami cedera atau terpeleset di jalan akibat jalanan yang licin.
Sebenarnya, katanya, masyarakat tetap dapat berolahraga tanpa perlu khawatir. Sebab banyak olahraga yang dapat dilakukan di dalam ruangan saat cuaca hujan. Contohnya memakai treadmill, melakukan perenggangan otot hingga lari di tempat atau jumping jacks.
Pilihan lainnya adalah pergi ke pusat kebugaran untuk melakukan latihan kekuatan otot (strength training).
Kemudian saat cuaca menjadi amat panas, Andi menyarankan masyarakat untuk tidak lupa membawa botol minum agar terhindar dari dehidrasi atau kondisi tubuh yang mengalami kekurangan cairan.
"Kemudian kalau bisa jenis minumannya yang dingin ya. Supaya suhu tubuh tidak meningkat akibat heat stroke (serangan panas). Heat stroke dapat terjadi ketika kita berolahraga pada cuaca yang panas," ujar Andi.
Hal lain yang perlu disiapkan, menurut Andi, adalah jenis makanan sehat yang dikonsumsi, baik sayuran atau buah-buahan dan makanan yang mengandung protein baik.
Makanan sehat yang dikonsumsi, katanya, dapat mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. Semua makanan tersebut juga perlu disantap dalam keadaan bersih, baik dari bahan yang digunakan maupun tempat memakan makanan tersebut.
Andi menyoroti adanya cuaca yang tiba-tiba berubah banyak menimbulkan masalah kesehatan, seperti banyaknya genangan air yang memunculkan bakteri dan kuman. Hal ini meningkatkan risiko kesakitan, sehingga higienitas harus dijaga.
"Jadi penting untuk kita perhatikan kalau bisa makan bergizi, sehat, memperhatikan nutrisi kita akan lebih bagus ketika kita punya makanan bergizi, tentu imunitas kita juga akan meningkat," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved