Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Musim Hujan Tiba, IDAI Ingatkan Pentingnya Asupan Vitamin D untuk Imunitas Anak

Basuki Eka Purnama
06/2/2026 16:01
Musim Hujan Tiba, IDAI Ingatkan Pentingnya Asupan Vitamin D untuk Imunitas Anak
Ilustrasi(Freepik)

IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau para orangtua untuk meningkatkan perhatian terhadap kecukupan Vitamin D anak selama musim penghujan. 

Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), menjelaskan bahwa Vitamin D memegang peranan vital dalam menjaga kesehatan anak, terutama di tengah cuaca ekstrem. 

Selain mendukung kesehatan tulang, gigi, dan fungsi otot, asupan ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan berbagai penyakit.

Dalam webinar bertajuk Mewaspadai Penyakit Anak di Musim Hujan dan Banjir bersama IDAI, dikutip Jumat (6/2), Prof. Anggraini menyarankan orangtua untuk mulai mengoptimalkan asupan Vitamin D melalui sumber makanan.

"Seperti kuning telur, hati sapi, kemudian ikan laut seperti tuna, makarel, sarden, kemudian salmon itu bisa bantu. Dan belum lagi, susu, yoghurt, sereal itu juga ada," ujarnya.

Langkah Alternatif Saat Matahari Tersembunyi

Prof. Anggraini menyadari bahwa pada puncak musim hujan, masyarakat sering kali sulit mendapatkan paparan sinar matahari langsung. 

Jika kondisi ini terjadi, konsumsi suplemen dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan harian. Ia merekomendasikan dosis suplemen mulai dari 400 IU hingga maksimal 1.000 IU.

Meskipun cuaca sering mendung, ia tetap menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan celah waktu di pagi hingga siang hari jika hujan sedang reda. 

Menurutnya, potensi Vitamin D alami dari sinar matahari masih bisa didapatkan meski langit tidak sepenuhnya cerah.

"Jadi, yang namanya gelap, mendung, asalkan enggak hujan, itu mudah-mudahan masih ada kok sebetulnya sinar mataharinya, yang bisa bantu vitamin D," tambah Prof. Anggraini.

Langkah Pencegahan Komprehensif

Selain berfokus pada Vitamin D, kesehatan anak di musim banjir dan hujan juga harus ditopang oleh gaya hidup yang menyeluruh. 

Prof. Anggraini mengingatkan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta konsisten menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Aspek lingkungan rumah juga tidak boleh luput dari perhatian. Memastikan ventilasi ruangan berfungsi dengan baik adalah langkah krusial untuk mencegah kelembapan berlebih dan penyebaran penyakit di dalam rumah selama musim hujan. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya