Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau para orangtua untuk meningkatkan perhatian terhadap kecukupan Vitamin D anak selama musim penghujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), menjelaskan bahwa Vitamin D memegang peranan vital dalam menjaga kesehatan anak, terutama di tengah cuaca ekstrem.
Selain mendukung kesehatan tulang, gigi, dan fungsi otot, asupan ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan berbagai penyakit.
Dalam webinar bertajuk Mewaspadai Penyakit Anak di Musim Hujan dan Banjir bersama IDAI, dikutip Jumat (6/2), Prof. Anggraini menyarankan orangtua untuk mulai mengoptimalkan asupan Vitamin D melalui sumber makanan.
"Seperti kuning telur, hati sapi, kemudian ikan laut seperti tuna, makarel, sarden, kemudian salmon itu bisa bantu. Dan belum lagi, susu, yoghurt, sereal itu juga ada," ujarnya.
Prof. Anggraini menyadari bahwa pada puncak musim hujan, masyarakat sering kali sulit mendapatkan paparan sinar matahari langsung.
Jika kondisi ini terjadi, konsumsi suplemen dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan harian. Ia merekomendasikan dosis suplemen mulai dari 400 IU hingga maksimal 1.000 IU.
Meskipun cuaca sering mendung, ia tetap menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan celah waktu di pagi hingga siang hari jika hujan sedang reda.
Menurutnya, potensi Vitamin D alami dari sinar matahari masih bisa didapatkan meski langit tidak sepenuhnya cerah.
"Jadi, yang namanya gelap, mendung, asalkan enggak hujan, itu mudah-mudahan masih ada kok sebetulnya sinar mataharinya, yang bisa bantu vitamin D," tambah Prof. Anggraini.
Selain berfokus pada Vitamin D, kesehatan anak di musim banjir dan hujan juga harus ditopang oleh gaya hidup yang menyeluruh.
Prof. Anggraini mengingatkan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta konsisten menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Aspek lingkungan rumah juga tidak boleh luput dari perhatian. Memastikan ventilasi ruangan berfungsi dengan baik adalah langkah krusial untuk mencegah kelembapan berlebih dan penyebaran penyakit di dalam rumah selama musim hujan. (Ant/Z-1)
Vitamin D memegang kendali vital dalam menjaga kepadatan tulang serta meminimalisir risiko cedera seiring bertambahnya usia.
Jika kadar vitamin D rendah, kalsium yang seharusnya menjadi struktur utama kekuatan tulang tidak dapat terserap maksimal oleh tubuh.
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Menurut refrensi dari British Heart Foundation (BHF) dan Bone Health & Osteoporosis Foundation, berikut adalah enam minuman dengan kandungan kaya Vitamin D yang baik untuk tulang dan otot
Jika anak terbiasa disuguhi layar dengan visual bergerak dan suara yang atraktif, mereka akan menganggap perangkat digital sebagai sumber hiburan utama.
Pemicu utama kanker pada anak bukanlah faktor eksternal, melainkan gangguan pada proses perkembangan sel.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Kehadiran sosok dewasa yang peduli dan kompeten dalam pengasuhan dapat menjadi fondasi kuat bagi perkembangan empati anak.
Menyaksikan tontonan yang tidak sesuai klasifikasi usia merupakan ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak.
Lebih lanjut, dimulai sejak tanggal 27 Maret 2026, X menyatakan akan melaksanakan rencana aksinya untuk melakukan identifikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved