Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
VITAMIN D kerap dikenal dengan "vitamin sinar matahari", memiliki peran penting bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Meskipun sinar dan panasnya matahari adalah sumber utama untuk menjamin peran itu, konsumsi terhadap minuman bisa menjadi alternatif memenuhi kebutuhan sehari-hari tubuh.
Menurut refrensi dari British Heart Foundation (BHF) dan Bone Health & Osteoporosis Foundation, berikut adalah enam minuman dengan kandungan kaya Vitamin D yang baik untuk tulang dan otot Anda:
Sebagian besar susu kemasan saat ini telah diperkaya dengan Vitamin D. Ini adalah salah satu sumber paling praktis untuk membantu penyerapan kalsium secara maksimal.
Bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa, susu kedelai fortifikasi merupakan pilihan cerdas yang menyediakan asupan vitamin serupa dengan susu sapi.
Minuman berbasis tanaman ini umumnya juga melalui proses pengayaan (fortified) untuk mendukung kesehatan tulang bagi penganut pola makan vegan.
Selain tinggi Vitamin C, beberapa produk jus jeruk kini menambahkan Vitamin D dalam komposisinya untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.
Selain kaya probiotik, minuman yoghurt yang diperkaya vitamin D dapat memperkuat struktur tulang sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Mengutip BHF, susu skim atau rendah lemak tetap mempertahankan kandungan mineral dan vitamin penting tanpa tambahan lemak jenuh yang berlebihan.
Melansir dari Siloam Hospitals dan Alodokter, manfaat utama Vitamin D adalah membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang penting untuk pembentukan tulang dan gigi.
Selain itu, vitamin ini berperan besar dalam meningkatkan sistem imun serta mendukung fungsi otot dan saraf agar tetap optimal.
Kebutuhan Vitamin D setiap individu berbeda-beda tergantung usia. Secara umum, dosis harian yang disarankan untuk orang dewasa sehat berkisar antara 600 hingga 800 IU (International Units) per hari.
Namun, bagi mereka yang memiliki defisiensi atau kondisi medis tertentu, dokter mungkin akan meresepkan dosis yang lebih tinggi.
Meskipun bermanfaat, mengonsumsi Vitamin D secara berlebihan (lebih dari 4.000 IU per hari tanpa pengawasan medis) dapat memicu Hiperkalsemia.
Menurut Halodoc, kondisi ini terjadi saat kadar kalsium dalam darah terlalu tinggi, yang dapat menyebabkan:
Memastikan asupan yang seimbang antara paparan sinar matahari dan nutrisi dari minuman adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Sumber: British Heart Foundation, Bone Health & Osteoporosis Foundation, Alodokter, Siloam Hospitals, Halodoc.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved