Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Ini Manfaat, Gejala, dan Penyebab Defisiensi Vitamin D

Nadhira Izzati A
15/2/2026 13:30
Ini Manfaat, Gejala, dan Penyebab Defisiensi Vitamin D
Ilustrasi(Freepik)

MEMBANGUN tubuh yang kuat memerlukan perpaduan antara disiplin latihan dan kecerdasan nutrisi, dengan Vitamin D memegang peranan krusial. Alih-alih sekadar nutrisi tambahan, vitamin yang larut dalam lemak ini merupakan fondasi utama bagi siapa saja yang mendambakan tubuh sehat dan kokoh. 

Vitamin D memegang kendali vital dalam menjaga kepadatan tulang serta meminimalisir risiko cedera seiring bertambahnya usia. 

Berikut adalah beberapa manfaat utama Vitamin D dalam mengoptimalkan kesehatan tulang Anda.

Manfaat Vitamin D bagi Tulang

1. Meningkatkan Penyerapan Kalsium dan Fosfor

Tanpa bantuan Vitamin D, tubuh hanya mampu menyerap sekitar 10-15% kalsium dari makanan. Ia dapat meningkatkan efisiensi penyerapan hingga 30-40%, memastikan mineral sampai ke tempat yang membutuhkan.

2. Mencegah Penyakit Tulang

Pada anak-anak, kondisi ini dapat menyebabkan rakhitis yang ditandai dengan kelemahan tulang serta perubahan bentuk fisik seperti kaki yang melengkung atau cekung. 

Sementara itu, pada orang dewasa, defisiensi ini mengakibatkan osteomalasia, sebuah kondisi di mana tulang menjadi lunak dan lemah. 

Dalam jangka panjang, hal ini bisa berkembang menjadi osteoporosis, yaitu kondisi saat kepadatan tulang menurun drastis sehingga tulang menjadi sangat rapuh dan rentan patah.

3. Mendukung Pertumbuhan Tulang pada Anak

Membantu proses pengerasan tulang pada anak-anak agar tumbuh tinggi dan kuat.

4. Mengatur Kadar Kalsium dan Forfor dalam Darah

Membantu mengatur kadar kalsium dan fosfor dalam darah, yang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

5. Mengurangi Risiko Patah Tulang pada Lansia

Defisiensi vitamin D pada lansia dapat meningkatkan risiko patah tulang karena osteoporosis. Oleh karena itu, penting bagi lansia untuk memastikan asupan vitamin D yang cukup.

Sumber Vitamin D

Mendapatkan asupan Vitamin D sebenarnya cukup mudah jika Anda tahu sumbernya:

1. Sinar Matahari

Paparan sinar matahari adalah sumber utama vitamin D. Sinar UVB dari matahari memicu sintesis vitamin D di kulit.

2. Makanan

Beberapa makanan yang kaya vitamin D termasuk ikan berlemak (seperti salmon, tuna, dan mackerel), minyak ikan, kuning telur, hati sapi, dan makanan yang diperkaya vitamin D seperti susu, jus jeruk, dan sereal.

3. Suplemen

Suplemen vitamin D dapat digunakan untuk memastikan asupan yang cukup, terutama bagi mereka yang memiliki risiko defisiensi.

Gejala Kekurangan Vitamin D

Sering kali, kekurangan Vitamin D tidak menunjukkan gejala sehingga banyak orang tidak menyadarinya. Namun, seiring berjalannya waktu, tubuh akan mulai mengirimkan sinyal melalui rasa lelah yang terus-menerus, kelemahan fisik, serta munculnya nyeri pada tulang dan otot, termasuk kram. 

Selain berdampak pada fisik, kondisi ini juga memengaruhi kesehatan mental seperti perubahan suasana hati hingga gejala depresi, serta melemahnya sistem imun yang membuat seseorang menjadi mudah sakit atau terkena infeksi. 

Penyebab Kekurangan Vitamin D

Kurangnya paparan sinar matahari (terutama di daerah perkotaan atau bagi pemilik kulit gelap), diet yang tidak seimbang, masalah penyerapan pada usus (seperti penyakit Celiac), hingga faktor obesitas yang menyebabkan vitamin terjebak dalam jaringan lemak, menjadi penyebab utama yang sering ditemui.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kelompok yang berisiko tinggi mengalami kekurangan vitamin D meliputi bayi, anak-anak, wanita hamil dan menyusui, orang dewasa yang lebih tua, dan orang dengan kulit gelap. (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Halodoc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya