Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR dan pemerhati mode Dewi Utari membagikan beberapa tips dalam merawat pakaian sehari-hari untuk menjaga kualitas dan ketahanan pakaian saat musim hujan.
"Cuci dengan baik dan benar. Keringkan dengan baik, jangan biarkan pakaian basah terlalu lama, segera keringkan setelah terkena hujan,"
kata Dewi, dikutip Minggu (10/11).
Dewi mengatakan dalam mencuci pakaian pastikan untuk mencucinya sesuai petunjuk pada label pakaian. Gunakan deterjen yang lembut dan hindari pemutih yang dapat merusak serat kain.
Saat menjemur, pastikan di tempat yang teduh atau menggunakan pengering. Dewi juga menyarankan untuk menghindari menjemur di bawah sinar matahari langsung agar tidak merusak kain yang sensitif.
"Pastikan pakaian disimpan di tempat yang kering dan berventilasi baik. Hindari menyimpan pakaian dalam keadaan lembap, karena dapat
menyebabkan jamur dan bau tidak sedap," lanjut Dewi.
Dewi mengatakan saat bepergian di tengah musim hujan bisa menggunakan pelindung pakaian seperti spray tahan air yang bisa menjaga pakaian tetap kering dan terlindungi dari noda cipratan.
Hal ini untuk memastikan pakaian tetap bersih dari kotoran dan noda, yang dapat merusak serat kain jika dibiarkan terlalu lama.
Untuk menyetrika pakaian yang tahan air, kata Dewi, juga perlu diperhatikan mengenai suhunya. Biasanya pakaian jenis gore-tex, nylon, poliester, vinil atau PVC yang tahan air tidak perlu disetrika atau hanya perlu suhu rendah.
"Dengan merawat pakaian Anda dengan baik, Anda dapat memperpanjang umur pakai dan menjaga agar tetap dalam kondisi baik selama musim hujan," katanya.
Dewi juga membagikan tips mix and match bahan yang sesuai untuk musim hujan agar tampil stylish sambil tetap nyaman dan terlindungi dari hujan.
Pilihlah jaket yang terbuat dari bahan tahan air seperti gore-tex, nylon, atau polyester dengan fitur tambahan seperti penutup kepala (hood).
Gunakan teknik layering untuk mengatur suhu tubuh misalnya, jaket hujan dengan sweater tipis atau fleece di bawahnya untuk kehangatan tambahan. Pilih bahan yang juga cepat kering dan ringan sehingga tetap nyaman untuk dikenakan.
"Anda bisa memilih warna-warna cerah atau motif yang menarik untuk jaket agar tampil lebih menarik sekaligus trendy di hari hujan," katanya.
Kenakan juga kaos atau t-shirt berbahan katun atau polyester yang dapat 'bernapas' di bawah jaket agar lebih nyaman dan tubuh tidak terasa lembap. Gunakan juga aksesori tambahan jika perlu untuk menambah kehangatan dan sepatu tahan air dari bahan sintetis atau kulit.
Pertimbangkan juga kenyamanan dan perlindungan terhadap hujan jika memakai jaket panjang atau pendek.
"Jaket hujan bisa dipadupadankan dengan pakaian formal seperti dress atau rok, atau dengan pakaian santai seperti jeans dan kaos. Cobalah berbagai kombinasi untuk menemukan gaya yang cocok untuk Anda," pungkas Dewi Utari. (Ant/Z-1)
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya Senin 23 Februari 2026 berpotensi berawan hingga hujan siang hari. Cek suhu, kelembapan, dan tips aktivitas.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved