Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim penghujan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman berbagai penyakit infeksi.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di lingkungan yang lembap dan terpapar banjir.
Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, Sp.A, Subsp. IPT(K), menekankan bahwa langkah preventif jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan.
"Lebih baik kita mencegah penyakit infeksi di musim hujan ini dengan cara, yang pertama pola hidup bersih, sehat," ujar Prof. Anggraini dalam webinar bertajuk Mewaspadai Penyakit Anak di Musim Hujan dan Banjir bersama IDAI, dikutip Jumat (6/2).
Selain faktor kebersihan, Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran ini juga menyoroti pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui asupan nutrisi dan proteksi medis.
"Lindungi diri kita dengan makan makanan yang baik, kemudian juga lengkapi dengan imunisasi," tambahnya.
Prof. Anggraini menjelaskan bahwa kondisi lingkungan saat musim hujan cenderung memudahkan bakteri, virus, hingga parasit untuk berkembang biak.
"Bakteri, virus, parasit, itu menjadi juga berlimpah ruah di musim hujan," ungkapnya.
Kontaminasi kuman pada sumber air dan makanan sering kali menjadi pemicu utama gangguan pencernaan, mulai dari diare hingga infeksi berat. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak abai dalam mengolah makanan.
"Biasanya males kita beli makanan atau memanaskan makanannya dengan kurang baik, makan makanan basi, diolah kurang bersih, di musim penghujan ini akan lebih cepat menjadikan suatu keluhan diare atau nyeri perut, berupa mual, muntah, diare," jelasnya.
Selain diare akut, terdapat beberapa penyakit serius lainnya yang patut diwaspadai:
Sebagai penutup, Prof. Anggraini kembali mengingatkan bahwa risiko penularan dapat ditekan secara signifikan dengan konsistensi menjaga kebersihan diri, memastikan keamanan pangan, serta rutin berolahraga guna menjaga kebugaran tubuh. (Ant/Z-1)
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved