Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA orangtua yang berencana membawa anak dalam perjalanan mudik Lebaran diimbau untuk segera melengkapi status imunisasi buah hati mereka. Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Respirologi, dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A (K), menjelaskan bahwa tubuh memerlukan waktu untuk membentuk sistem kekebalan setelah menerima vaksin.
Jika vaksinasi dilakukan terlalu dekat dengan jadwal perjalanan, anak berisiko belum memiliki daya tahan yang cukup saat terpapar penyakit di perjalanan.
"Untuk mendapatkan perlindungan selama perjalanan maka vaksin itu memerlukan waktu yang cukup untuk menimbulkan kekebalan," ujar Nastiti, Senin (9/3).
"Minimal misalnya 14 hari ya, sebagian besar vaksin memerlukan waktu 14 hari atau dua pekan untuk menimbulkan kekebalan," lanjutnya.
Selain mengejar pembentukan antibodi, Nastiti menyoroti aspek kenyamanan anak. Pemberian vaksin yang mendadak atau tepat sebelum berangkat berisiko mengganggu rencana perjalanan akibat munculnya Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI), seperti demam atau nyeri pada bekas suntikan.
Ia memperingatkan agar orangtua tidak memberikan vaksinasi sehari sebelum keberangkatan.
"Jadi, jangan mau perginya besok baru divaksinasi hari ini, maka nanti bukan kenyamanan yang didapat tetapi justru bisa kemungkinan demam, atau misalnya nyeri pada tempat suntikan, dan tidak mendapatkan kekebalan karena waktunya belum cukup untuk menimbulkan kekebalan," jelasnya.
Sebagai langkah preventif, Nastiti juga menyarankan orangtua untuk selalu membawa obat penurun demam dalam tas perlengkapan medis selama perjalanan mudik.
Beberapa jenis imunisasi yang disarankan untuk ditingkatkan sebelum mudik guna menangkal penyakit menular antara lain adalah vaksin influenza, infeksi saluran pernapasan akibat pneumococcus, campak, dan covid-19.
Selain itu, vaksinasi untuk hepatitis A dan hepatitis B juga perlu dilakukan jika anak belum mendapatkannya.
Secara umum, ia menekankan pentingnya pemenuhan imunisasi dasar lengkap sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan. Hal ini mencakup vaksinasi hepatitis B, BCG, polio, difteri, tetanus, serta campak dan rubella.
"Itu kalau kita ikut program pemerintah seharusnya semua sudah terpenuhi," pungkas Nastiti. (Ant/Z-1)
Nayla Purnama, yang berperan sebagai Tasya dalam film Senin Harga Naik, mengatakan lebaran adalah waktu terbaik untuk melakukan Family Me Time. .
Banjir disebabkan luapan Kali Pesanggrahan akibat hujan di wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi.
Bank Mandiri kembali mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan
Sekali pun pasokan batu bara berkurang, Cirebon Power memastikan pasokan listrik untuk masyarakat tetap aman.
favehotel Hyper Square Bandung menawarkan pengalaman menginap nyaman saat Lebaran dengan fasilitas modern, lokasi strategis, dan sajian kuliner di Lime Coffee Shop.
Kilang Cilacap memastikan pasokan BBM aman jelang mudik Lebaran 2026. Inovasi Block Mode meningkatkan efisiensi pengolahan crude dan menjaga produksi energi nasional.
Pemerintah provinsi Jateng siap menyambut belasan juta orang masuk yang masuk pada Lebaran 2026. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya keselamatan
Data Kementerian Perhubungan mencatat lebih dari 123 juta orang melakukan perjalanan mudik pada 2023, dengan mayoritas menggunakan kendaraan pribadi.
ANGKA kecelakaan pemudik yang menggunakan sepeda motor menjadi sorotan setiap tahunnya. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengimbau masyarakat memanfaatkan mudik gratis
Panduan lengkap tradisi bagi-bagi THR untuk keponakan di tahun 2026. Mulai dari etika pemberian, nominal ideal sesuai usia, hingga tips hemat lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved