Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJALANKAN ibadah puasa selama bulan Ramadan memiliki beragam tantangan, mulai dari tubuh yang terasa lemas hingga rasa kantuk yang sulit untuk dihindari terutama di siang hari.
Salah satu cara agar tidak mengantuk dan tubuh tetap fit sehingga ibadah lebih optimal selama berpuasa adalah dengan menerapkan gaya hidup kesehatan holistik.
“Gaya hidup holistic wellness sebenarnya juga selaras dengan tujuan dari puasa Ramadhan itu sendiri, yaitu mencapai keseimbangan tubuh, emosi, pikiran, dan energi di dalam diri,” kata Vice President of Business Innovation & Development ParagonCorp, Alfia Wardah dikutip dari Antara, Jumat (7/4)
Baca juga : Pastikan Asupan Cairan dan Nutrisi Terpenuhi Saat Anak Berpuasa
“Dengan menjalankan gaya hidup kesehatan holistik yang bermakna sehat secara menyeluruh, diharapkan tubuh bisa tetap terjaga fit sehingga ibadah dapat lebih dijalankan dengan lebih optimal dan aktivitas sehari-hari pun menjadi tidak terganggu meski sedang berpuasa,” imbuhnya.
Berikut adalah 5 kiat supaya tidak mudah mengantuk dan tubuh tetap fit selama berpuasa Ramadan ala Beyondly.
Baca juga : Ini yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Berpuasa Agar tidak Terjadi Komplikasi
1. Jangan tinggalkan sahur
Sahur bisa diibaratkan sebagai pondasi yang dibutuhkan tubuh untuk bisa menjalankan puasa dengan lancar seharian penuh. Menjalankan puasa tanpa sahur dapat menyebabkan kadar gula darah pada tubuh menjadi semakin rendah sehingga jadi lebih mudah mengantuk.
Selain itu, pastikan konsumsi makanan bernutrisi seimbang saat sahur seperti daging, sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, serta sumber protein lainnya yang cenderung lambat dicerna oleh tubuh.
2. Olahraga rutin
Puasa bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Malahan, melakukan olahraga ringan sangat dianjurkan selama menjalankan puasa Ramadhan sehingga tubuh lebih bugar dan tak mudah mengantuk. Beberapa jenis olahraga yang dilakukan selama Ramadhan seperti berjalan kaki atau bersepeda santai dengan durasi 30 menit sebanyak tiga sampai lima kali seminggu setelah sahur.
3. Cukupi kebutuhan cairan pada tubuh
Rasa kantuk saat berpuasa memang sulit terhindarkan karena tubuh akan mengalami kekurangan cairan akibat tak minum seharian.
Dalam sehari, kebutuhan air minum manusia adalah dua hingga tiga liter atau setara dengan sekitar delapan gelas sehari. Agar kamu terhindar dari rasa kantuk saat berpuasa, cobalah jadwal minum dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Perlu diperhatikan, hindari konsumsi minuman seperti kopi dan soda di antara waktu berbuka dan sahur karena justru dapat membuat tubuh lemas dan semakin mengantuk ketika berpuasa.
4. Tidur cukup
Pastikan jangan sampai waktu tidur selama bulan Ramadan menjadi kurang dari empat jam setiap harinya. Buatlah suasana kamar menjadi nyaman untuk tidur dengan mengatur penerangan yang lebih redup serta suhu ruangan menjadi lebih sejuk setiap sebelum tidur.
5. Hindari makan terlalu banyak
Hindari makan terlalu banyak baik ketika berbuka karena justru membuat tubuh menjadi lemas dan mudah mengantuk. Untuk menjaga makan agar tak berlebihan ketika berbuka, diffuse Beyondly Ignite Up Blend Essential Oil dengan kandungan Clove Bud, Lemon, Cinnamon Bark, Peppermint, dan Nutmeg Essential Oil 30 menit sebelum berbuka puasa.
Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadan, Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) menggelar kegiatan sosial bertajuk Berbagi Tanpa Batas.
Syekh Abdul Muhyi merupakan ulama penyebar Islam di kawasan Pamijahan Tasikmalaya, Jawa Barat, dan sekitarnya.
Ramadan adalah momentum terbaik untuk menyatukan kembali energi kebaikan lintas angkatan.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Bank Indonesia untuk hadir di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved