Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH penelitian besar menemukan bahwa satu dari 10 kematian dini dapat dicegah jika setiap orang melakukan sedikit olahraga setiap hari, seperti berjalan cepat selama minimal 11 menit.
Aktivitas fisik diketahui dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan penyebab utama kematian lainnya. Namun, seberapa banyak yang dibutuhkan untuk memberikan dampak masih belum jelas.
Karenanya, sebuah tim peneliti internasional mengumpulkan hasil dari 196 penelitian sebelumnya yang melibatkan lebih dari 30 juta orang untuk membuat salah satu tinjauan terbesar yang pernah dilakukan mengenai masalah ini.
Baca juga : Jalan Kaki Bisa Jadi Pilihan Latihan Fisik Bagi Ibu Rumah Tangga
Mereka menghitung bahwa sekitar satu dari enam kematian dini dapat dicegah jika setiap orang dalam penelitian ini melakukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang dalam seminggu. Jumlah itu merupakan tingkat yang direkomendasikan oleh Layanan Kesehatan Nasional Inggris.
Namun, bahkan setengah dari jumlah tersebut - 75 menit seminggu, atau kurang dari 11 menit sehari, dapat mencegah satu dari 10 kematian tersebut. Hal itu terungkap dalam meta-analisis yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine.
Hal ini termasuk penurunan 17% penyakit jantung dan penurunan 7% penyakit kanker.
Baca juga : Olahraga Paling Aman Usai Operasi Jantung, Jalan Kaki
Bagi seseorang yang melakukan sedikit atau tidak melakukan aktivitas fisik, 11 menit sehari dapat menurunkan risiko kematian dini sebesar 23%.
Soren Brage, ahli epidemiologi aktivitas fisik di Universitas Cambridge, Inggris, dan salah satu penulis studi ini, mengatakan kepada AFP bahwa ini adalah berita yang sangat bagus.
"Yang perlu Anda lakukan adalah meluangkan waktu lebih sedikit dari 10 menit setiap hari," katanya.
Baca juga : Olahraga Teratur Terbukti dapat Meningkatkan Toleransi Terhadap Rasa Sakit
"Dan Anda tidak perlu pergi ke gym untuk melakukan aktivitas seperti ini, ini adalah bagian dari kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Dia menyarankan orang-orang untuk mencoba turun di halte bus yang lebih awal dalam perjalanan ke tempat kerja - atau bersepeda ke rumah.
"Ini sangat fleksibel," katanya.
Baca juga : Coba Empat Olahraga Ini Untuk Kesehatan Jantung
Karena butuh waktu bertahun-tahun untuk menilai bagaimana olahraga mempengaruhi risiko penyakit-penyakit tersebut, banyak penelitian yang dilakukan lebih dari satu dekade yang lalu.
Ini berarti bahwa aktivitas yang dilaporkan oleh para peserta penelitian kemungkinan kurang akurat dibandingkan dengan apa yang dapat dicapai oleh teknologi yang lebih baru seperti pelacak kebugaran, kata Brage, dan mengakui bahwa hal ini merupakan keterbatasan penelitian.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke, menewaskan 17,9 juta orang di seluruh dunia pada 2019, sementara kanker menyumbang hampir 10 juta kematian pada tahun berikutnya. (AFP/OL-1)
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Hasilnya mengungkapkan bahwa berjalan cepat sedikitnya 15 menit sehari dikaitkan dengan penurunan mortalitas total hampir 20%
Jalan cepat hanya 15 menit sehari sudah mampu memberikan manfaat kesehatan signifikan, bahkan menurunkan risiko kematian dini hingga 20%.
Para ahli di Harvard menganjurkan kita untuk mengikuti tujuh strategi utama untuk mengintensifkan jalan kaki dengan cepat. Jalan kaki cepat lebih baik daripada jalan biasa.
Penganugerahan medali nomor jalan cepat 20 kilometer putra SEA Games 2023 di Kamboja sempat menarik perhatian. Pasalnya, penerangan untuk podium atlet hanya menggunakan lampu mobil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved