Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN makanan, minuman juga perlu diperhatikan oleh penderita kolestrol. Karena, ketika Anda memakan sesuatu yang tidak diimbangi maka kadar kolestrol akan tinggi, bahkan bisa mengalami pusing, kesemutan, keram, nyeri dada, hingga komplikasi jantung.
Baca juga: Ini Jenis Sea Food yang Aman Dikonsumsi Penderita Kolestrol
Apalagi jika makanan yang dikonsumsi adalah seafood, bisa memicu kadar kolesterol dalam darah melonjak. Kalau sudah terlanjur, berikut ini adalah rekomendasi minuman sebagai pendamping makan seafood.
1. Jus alpukat murni
Mengutip SehatQ, mengonsumsi alpukat ternyata bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hal itu karena alpukat mengandung asam lemak yang bisa meningkatkan kadar kolesterol baik yang disebut HDL. Kolesterol baik HDL berfungsi membawa kolesterol jahat LDL dari arteri menuju ke hati, di mana LDL dapat dipecah dan dibuang dari tubuh.
American Heart Association menyebutkan mengonsumsi satu alpukat per hari dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Alpukat juga sangat bermanfaat dalam menyerap nutrisi lain dalam makanan.
2. Jus apel
Kandungan fitokimia dalam apel mampu mencegah oksidasi kolesterol jahat alias LDL.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jus apel dalam jumlah cukup akan meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh. Pilihlah jus apel murni tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan.
Catatan penting, hindari membeli jus apel dalam kemasan yang banyak tersedia di supermarket. Sebab, besar kemungkinan jus tersebut mengandung bahan tidak alami dan gula berlebih. Yang terbaik adalah membuat jus apel sendiri di rumah.
3. Air lemon
Minuman menyegarkan yang satu ini tak hanya bagus menurunkan berat badan, tapi juga mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Air lemon tinggi kandungan antioksidan dan pektin, yaitu serat larut yang menyehatkan jantung.
Sebuah penelitian juga menunjukkan manfaat konsumsi kulit lemon. Terdapat kandungan d-limonene yang terbukti mampu menurunkan kadar trigliserida.
4. Air Hangat
Setelah mengonsumsi makanan laut atau seafood, sebaiknya diikuti dengan minum air putih hangat. Pasalnya, minum air dingin atau es setelah makan makanan berlemak bisa membuat sistem pencernaan menjadi bekerja dengan lebih keras untuk menyeimbangkan suhu di saluran pencernaan.
Akibatnya, bisa membuat proses pembuangan kolesterol dari dalam tubuh menjadi tidak bekerja secara maksimal. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk minum air putih hangat setelah makan makanan laut. (OL-1)
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
SERANGAN penyakit kutu air (balancat) dan diare mulai menyerang korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Kolesterol yang tinggi sering disebut sebagai silent killer dan dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius.
MENJELANG momentum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pola makan sebagian masyarakat cenderung berubah.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 oleh Kementerian Kesehatan mencatat bahwa hanya 3,6% pasien di Indonesia yang berhasil mencapai target LDL-C yang ideal.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Obesitas bukan sekadar masalah penampilan, melainkan gerbang menuju kondisi kesehatan serius, salah satunya adalah sindrom metabolik.
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling populer di Indonesia. Selain mudah ditemukan, telur juga kaya nutrisi dan harganya terjangkau.
Penurunan kolesterol LDL dan trigliserida terjadi di semua tingkat dosis, dengan penurunan awal muncul dalam dua minggu pertama pengobatan dan bertahan setidaknya selama 60 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved