Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG momentum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pola makan sebagian masyarakat cenderung berubah. Berbagai hidangan bersantan, gorengan, hingga makanan cepat saji kerap menjadi pilihan saat berkumpul dan merayakan momen akhir tahun. Di balik suasana liburan yang hangat dan meriah, kondisi ini menyimpan risiko kesehatan, terutama bagi kaum muda yang semakin rentan terhadap hiperkolesterol akibat pola konsumsi tinggi lemak.
Sejumlah data menunjukkan bahwa risiko kolesterol tinggi tidak lagi identik dengan usia lanjut. Survei Consumer Behaviour in Online Food Delivery yang dirilis Jakpat pada April 2025 mencatat bahwa pilihan menu makan siang favorit anak muda Indonesia didominasi oleh makanan cepat saji, mi, dan makanan Padang. Jenis makanan tersebut umumnya mengandung lemak jenuh tinggi yang jika dikonsumsi secara rutin dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Temuan tersebut sejalan dengan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang menunjukkan bahwa risiko kolesterol tinggi sudah muncul sejak usia muda. Sebanyak 7,8% kelompok usia 25–34 tahun tercatat memiliki kolesterol tinggi, sementara pada usia 35–44 tahun angkanya meningkat menjadi 11,1%.
Hiperkolesterol kerap disebut sebagai silent killer karena sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Di balik tubuh yang terasa bugar dan aktivitas harian yang padat, kadar kolesterol dapat meningkat secara perlahan akibat konsumsi lemak jenuh berlebihan, seperti dari makanan bersantan, gorengan, dan berbagai comfort food yang populer di kalangan anak muda.
Menyikapi tantangan tersebut, Kalbe Nutritionals melalui Nutrive Benecol menghadirkan kampanye edukasi kesehatan bertajuk PARPOL (Para Pemuda No Kolesterol) yang digelar menjelang liburan akhir tahun. Program ini dirancang untuk mengajak anak muda lebih bijak dalam menjaga kesehatan kolesterol, tanpa harus meninggalkan kebiasaan nongkrong dan menikmati kuliner favorit. Kampanye ini juga melibatkan Aloy dan JayJax sebagai figur yang dekat dengan generasi muda, sehingga pesan kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang lebih relevan dan mudah diterima.
Marketing Kalbe Nutritionals, Jonathan Proklamanto, menyampaikan bahwa pendekatan ini dilakukan agar pesan menjaga kolesterol tidak terasa menggurui.
“Lewat kumpul PARPOL ini, kami ingin menghadirkan cara yang lebih dekat dengan gaya hidup anak muda, seperti nongkrong dan makan enak. Nutrive Benecol ingin menjadi bagian dari momen tersebut dengan berperan membantu mengurangi penyerapan kolesterol makanan, sehingga pengalaman makan terasa lebih bebas dan menyenangkan,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Minggu (21/12).
Dari sisi medis, Health Communicator Kalbe Nutritionals, dr. Laurencia Ardi menjelaskan bahwa kolesterol tinggi sering kali tidak disadari karena minim gejala awal. Menurutnya, penting bagi kaum muda untuk mulai memperhatikan pola konsumsi sejak dini, terutama di tengah momentum liburan yang identik dengan makanan tinggi lemak.
“Mengombinasikan aktivitas fisik, pilihan makanan yang lebih seimbang, serta memerhatikan ritme makan dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Nutrive Benecol diperkenalkan sebagai pendamping setelah makan yang praktis. Produk ini mengandung Plant Stanol Ester (PSE), bahan alami dari ekstrak pohon pinus yang telah terbukti secara klinis dapat membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan dan mengurangi penyerapannya ke dalam tubuh apabila dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Melalui kampanye PARPOL, Kalbe Nutritionals berharap kesadaran menjaga kolesterol dapat tumbuh di kalangan generasi muda, terutama menjelang liburan Natal dan Tahun Baru. (E-4)
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 oleh Kementerian Kesehatan mencatat bahwa hanya 3,6% pasien di Indonesia yang berhasil mencapai target LDL-C yang ideal.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Obesitas bukan sekadar masalah penampilan, melainkan gerbang menuju kondisi kesehatan serius, salah satunya adalah sindrom metabolik.
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling populer di Indonesia. Selain mudah ditemukan, telur juga kaya nutrisi dan harganya terjangkau.
Penurunan kolesterol LDL dan trigliserida terjadi di semua tingkat dosis, dengan penurunan awal muncul dalam dua minggu pertama pengobatan dan bertahan setidaknya selama 60 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved