Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Ini Beda Ancaman LDL Tinggi dan Trigliserida Tinggi Bagi Kesehatan Jantung dan Pankreas

Basuki Eka Purnama
11/12/2025 12:16
Ini Beda Ancaman LDL Tinggi dan Trigliserida Tinggi Bagi Kesehatan Jantung dan Pankreas
Ilustrasi(Freepik)

SERING terjadi kekeliruan di masyarakat mengenai mana yang lebih berbahaya: kadar Trigliserida tinggi atau Low-Density Lipoprotein (LDL) tinggi. Padahal, kedua jenis lemak darah ini memiliki ancaman utama yang berbeda terhadap kesehatan.

Ahli penyakit dalam dan kardiovaskular Dr. dr. Birry Karim, Sp.PD., K-KV. menegaskan bahwa meski pemeriksaan profil lemak darah mencakup angka Trigliserida, fokus ancaman utama terhadap pembuluh darah tetap pada LDL.

"Sebetulnya untuk jantung, itu LDL. Tidak hanya jantung, tapi juga stroke," ujar Birry saat mengisi seminar kesehatan di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, baru-baru ini.

Ancaman Jangka Panjang: LDL, Sang Kolesterol Jahat 

LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular. Birry Karim, yang juga Kepala Departemen Kardiovaskular Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), menjelaskan bahwa bahaya LDL bersifat jangka panjang dan sistemik.

LDL dapat menumpuk di dinding pembuluh darah, memicu peradangan, dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis). Kondisi inilah yang menjadi pemicu utama penyakit jantung iskemik dan stroke, dua dari tiga penyebab kematian terbanyak di Indonesia.

Data dari Kementerian Kesehatan (2025) menyebutkan sekitar 800.000 orang di Indonesia meninggal setiap tahun akibat penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kadar kolesterol jahat (LDL-C) serendah mungkin sangat diperlukan guna menurunkan risiko ini.

Birry Karim menyimpulkan bahwa pengendalian LDL adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan disiplin penuh dalam modifikasi gaya hidup dan kepatuhan terhadap rekomendasi medis.

Ancaman Akut: Pankreatitis dari Trigliserida Sangat Tinggi

Berbeda dengan LDL yang menyerang jantung dan pembuluh darah, ancaman utama dari Trigliserida muncul ketika kadarnya melonjak sangat tinggi, biasanya di atas 400, 500, bahkan mencapai 1.000.

Jika kadar Trigliserida mencapai ambang ekstrem tersebut, risiko utamanya adalah Pankreatitis (radang pankreas). Pankreatitis merupakan kondisi serius karena dampaknya luas dan dapat berakibat fatal.

Peradangan pada pankreas dapat menyebabkan:

  1. Infeksi berat (sepsis).
  2. Menghambat kinerja usus.
  3. Mengganggu produksi insulin, yang secara medis dapat menyebabkan kenaikan signifikan pada kadar gula darah.

Oleh karena itu, meskipun fokus pencegahan penyakit kardiovaskular diarahkan pada penurunan LDL, kontrol Trigliserida juga diperlukan untuk mencegah komplikasi fatal akibat gangguan metabolik yang dipicu oleh lonjakan kadar yang sangat tinggi. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik