Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling populer di Indonesia. Selain mudah ditemukan, telur juga kaya nutrisi dan harganya terjangkau. Meski demikian, terdapat batas konsumsi harian yang perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan.
Melansir dari Alodoc, konsumsi telur sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Secara umum, orang dewasa dengan kondisi sehat disarankan mengonsumsi 1-2 butir telur per hari. Jumlah ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan protein tanpa menyebabkan peningkatan signifikan pada kadar kolesterol.
Satu butir telur, terutama bagian kuningnya, mengandung sekitar 185–200 mg kolesterol. Karena itu, konsumsinya tetap harus dibatasi.
Untuk penderita kolesterol tinggi atau riwayat penyakit jantung
Batasan mengonsumsi telur menjadi lebih ketat:
Ahli gizi menekankan bahwa cara memasak telur juga memengaruhi dampaknya bagi tubuh. Untuk konsumsi yang lebih sehat, telur sebaiknya:
Direbus atau dikukus, bukan digoreng, agar tidak menambah asupan lemak
Tidak dikonsumsi mentah atau setengah matang untuk menghindari infeksi bakteri Salmonella
Mengonsumsi telur secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan, antara lain:
Konsumsi kuning telur berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol dan berpotensi menyumbat pembuluh darah. Hal ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Tingginya kandungan protein dan lemak membuat telur membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Jika tidak diimbangi serat, dapat menyebabkan kembung, begah, atau nyeri perut.
Pada individu yang sensitif, protein telur dapat memicu gejala alergi seperti gatal, ruam, batuk, hingga sesak napas. Konsumsi berlebih juga dapat meningkatkan risiko sensitisasi alergi baru.
Meski tinggi protein, telur tetap mengandung kalori. Konsumsi 4-5 butir per hari dapat menyebabkan surplus kalori yang akhirnya disimpan sebagai lemak.
Asupan protein berlebih membuat ginjal bekerja lebih keras dalam menyaring sisa metabolisme. Kondisi ini berpotensi memperburuk fungsi ginjal, terutama pada penderita hipertensi atau penyakit ginjal.
Kolesterol tinggi akibat konsumsi telur berlebihan dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang memicu serangan jantung dan stroke.
Telur tetap aman dan bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Kombinasikan dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan untuk menjaga keseimbangan nutrisi harian. Pahami batas konsumsi sesuai kondisi kesehatan Anda agar dapat merasakan manfaatnya tanpa risiko kesehatan. (Alodoc/Z-10)
Dengan tekstur yang lebih padat, kucing bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih konsentrat meski dalam satu suapan kecil sekalipun.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Pengenalan variasi pangan sebaiknya dilakukan secara bertahap, tanpa paksaan, dan dapat dimulai melalui bentuk olahan berbeda, porsi kecil, atau contoh perilaku makan dari orangtua.
Tempe adalah makanan fermentasi yang bergizi, murah dan relevan untuk masyarakat Indonesia.
Proses pemulihan dan penyembuhan luka pasca-cedera, operasi, atau sakit ternyata sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang memadai, terutama protein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved