Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNAHKAH kamu mendengar atau bahkan melakukan gerakan senam lilin? Senam ini cocok dan bisa dilakukan siapa saja, baik laki-laki ataupun perempuan.
Gerakan sikap lilin merupakan salah satu gerakan yang ada pada olahraga senam lantai. Nah untuk memahaminya lebih lanjut, yuk disimak artikel berikut ini yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Sikap lilin adalah suatu sikap senam lantai yang dilakukan dengan cara tidur telentang dengan gerakan mengangkat kedua kaki dan badan ke atas lurus serta ditopang oleh kedua tangan di pinggang.
Baca juga: Lompat Tinggi dari Sejarah hingga Teknik Dasar
Gerakan tersebut merupakan salah satu gerakan yang ada pada olahraga senam lantai. Disebut senam lantai juga karena gerakannya membutuhkan ketangkasan.
Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (2010) karya Yusup Hidayat, Sindhu Cindar Bumi, dan Rizal Alamsyah, urutan gerakan sikap lilin sebagai berikut.
1. Sikap awal gerakan sikap lilin adalah kedua tangan rapat diposisikan di samping badan, sementara kedua tungkai diluruskan.
2. Angkatlah kedua tungkai lurus ke atas sampai ujung kaki.
3. Angkatlah pinggul ke atas, lalu tahanlah dengan kedua tangan.
4. Jagalah keseimbangan dengan cara punggung tetap menempel di lantai atau matras.
5. Pertahankanlah posisi tersebut dalam beberapa hitungan.
Baca juga: Peregangan Turunkan Hipertensi Lebih Baik daripada Berjalan
Selain untuk mengecangkan otot perut, sikap lilin punya banyak manfaat lain untuk tubuh, seperti dikutip dari laman Do You.
Menahan diri dalam posisi terbalik dapat membalikkan efek gravitasi pada organ pencernaan. Hal ini dapat membantu merangsang pergerakan limbah yang tersangkut, menghilangkan rasa sakit akibat gas, dan mendorong efek restoratif keseluruhan pada pencernaan.
Jadi, bila kamu sering mengalami masalah pencernaan, tidak ada salahnya untuk mencoba gerakan senam lantai ini. Menurut penelitian pada 2018 yang dipublikasikan di jurnal Holistic Nursing Pratice, ditemukan bahwa melakukan sikap lilin secara rutin bisa mengatasi sembelit. Caranya dengan melancarkan buang air besar dan membersihkan saluran cerna.
Baca juga: Guling Lenting Adalah Pengertian, Gerakan, Manfaat, dan Cara Melakukannya
Namun, kamu sebaiknya melakukan gerakan sikap lilin sebelum makan atau beberapa jam setelah makan. Hal ini untuk menghindari refluks atau naiknya cairan asam lambung ke kerongkongan.
Pembengkakan di kaki bisa diredakan dengan melakukan sikap lilin juga. Mengangkat kaki hingga posisinya di atas jantung untuk beberapa waktu dapat membantu tubuh menarik kelebihan cairan di area kaki dan tangan. Pose ini juga bisa mengendurkan otot-otot kaki bagian atas, sehingga membuat saluran lebih besar.
Membalikkan efek gravitasi dapat membantu mengubah tekanan darah, sehingga bisa meredakan gejala sakit kepala yang kamu alami.
Manfaat sikap lilin lain yang sayang untuk dilewatkan ialah menenangkan pikiran dari stres. Karena mata dan kepala menghadap ke jantung saat melakukan pose ini, energi jadi lebih terfokus ke dalam, sehingga membantu menenangkan pikiran.
Bila kamu sering mengalami gangguan suasana hati, seperti stres dan cemas, cobalah lakukan sikap lilin secara rutin. Menurut studi di jurnal Alternative Therapies In Health and Medicine, melakukan sikap lilin (dalam gerakan yoga) selama seminggu penuh dalam lima pekan, bisa mengurangi gejala depresi, terutama sakit kepala yang disebabkan oleh sakit kepala tegang atau perubahan tekanan darah.
Dengan bantuan gravitasi saat melakukan sikap lilin, sirkulasi darah ke tubuh bagian atas dan otak bisa meningkat. Hal ini membuat lebih banyak oksigen dan nutrisi yang dialirkan ke tubuh bagian atas, sehingga membuat kamu merasa lebih segar dan fokus.
Karena melibatkan otot-otot, tak heran jika manfaat sikap lilin juga termasuk meningkatkan kelenturan dan kekuatan tubuh. Mengangkat dan menahan bahu dalam posisi kaki di atas tentu butuh banyak tenaga.
Ketika melakukan pose ini, otot inti tubuh akan dipaksa untuk menopang seluruh bagian tubuh. Jadi, bila pose ini dilakukan secara rutin, kelenturan tubuh tentunya akan meningkat. Tak hanya bagian bahu dan leher, sikap lilin juga sangat baik untuk melatih kekuatan otot kaki dan punggung.
Jurnal Applied Psychophysiology and Biofeedback mengungkapkan bahwa manfaat sikap lilin salah satunya untuk meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Jadi, bila kamu memiliki gangguan tidur seperti insomnia, cobalah lakukan pose ini di malam menjelang tidur, ya. (OL-14)
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Berbeda dari konsep fun run pada umumnya, PacaRUN justru mengajak peserta untuk melambat, membuka diri, dan menikmati setiap momen.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bonus atlet SEA Games Thailand senilai Rp480 miliar bersumber dari APBN, bukan uang pribadi Presiden. Peraih emas terima Rp1 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved