Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG dewasa ternyata mendapatkan manfaat dari berolahraga secara rutin, termasuk melakukan aerobik dan latihan beban. Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian terbaru.
Latihan beban secara rutin dilaporkan menurunkan risiko kematian dini. Karenanya, memastikan latihan beban menjadi bagian dari rutinitas olaharga Anda akan memiliki efek menguntungkan yang lebih besar. Hal itu terungkap dalam penelitian yang diterbitkan di Birtish Journal of Sports Medicine.
Orang dewasa didesak untuk mengambil bagian dalam setidaknya 150 menit aktivitas berintensitas sedang seminggu atau 75 menit aktivitas dengan intensitas tinggi.
Baca juga: Mikha Tambayong Jadikan Olahraga Bagian dari Me Time
Selain itu, mereka didorong untuk melakukan aktivitas penguatan yang melatih kaki, pinggul, punggung, perut, dada, bahu, dan lengan, minimal dua hari dalam seminggu.
Sementara latihan aerobik secara konsisten dikaitkan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah, sampai sekarang tidak jelas apakah berolahraga dengan beban mungkin memiliki efek yang sama.
Dalam upaya menutup kesenjangan pengetahuan itu, para peneliti mulai mengevaluasi dampak potensial dari latihan beban dan aktivitas aerobik pada risiko kematian dini di antara orang dewasa.
Para peneliti yang dipimpin para akademisi di Institut Kanker Nasional Amerika Serikat (AS) di Rockville, Maryland memeriksa data dari hampir 100.000 orang dewasa yang ambil bagian dalam studi penyaringan di 'Negeri Paman Sam' itu.
Peserta, yang rata-rata berusia 71 tahun, memberikan informasi tentang aktivitas latihan beban mereka dan latihan lain yang mereka ikuti.
Sekitar 23% melaporkan aktivitas latihan beban dan 16% melaporkan latihan beban setidaknya satu hingga enam kali seminggu.
Para peneliti menganggap hampir sepertiga (32%) "cukup aktif", dengan 24% memenuhi pedoman aktivitas aerobik dan 8% melebihinya.
Selama masa tindak lanjut dalam tempo 9,6 tahun, ada 28.477 kematian.
Studi ini menemukan bahwa orang dewasa yang dilaporkan melakukan latihan beban memiliki 9% lebih rendah "risiko kematian karena semua penyebab".
Pengamatan serupa dilakukan untuk kematian akibat penyakit jantung tetapi tidak ada hubungan yang ditemukan antara latihan beban dan kematian akibat kanker.
Mereka yang melakukan latihan beban "biasa" ditemukan memiliki risiko kematian 14% lebih rendah. Mereka yang memenuhi tingkat aktivitas aerobik memiliki risiko kematian dini 32% lebih rendah.
Orang dewasa yang dilaporkan memenuhi pedoman aktivitas aerobik dan latihan beban setidaknya satu atau dua kali setiap minggu ditemukan memiliki risiko kematian dini 41% hingga 47% lebih rendah.
Studi hanya fokus pada beban, tetapi ada jenis latihan penguatan otot lainnya, kata para peneliti, seperti push-up (press-up), squat, pilates, tuck jump dan burpees.
Menggunakan beban dapat membuat tubuh lebih ramping: massa tanpa lemak total secara independen dikaitkan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah, kata para peneliti. Dan jika dilakukan di gym, itu juga bisa sangat ramah – faktor lain yang terkait dengan hidup yang lebih lama dan lebih sehat.
“Temuan kami bahwa risiko kematian tampaknya paling rendah bagi mereka yang berpartisipasi dalam kedua jenis olahraga memberikan dukungan kuat untuk rekomendasi saat ini untuk terlibat dalam aktivitas aerobik dan penguatan otot,” tulis para penulis.
“Orang dewasa yang lebih tua mungkin akan mendapat manfaat dari menambahkan latihan angkat besi ke rutinitas aktivitas fisik mereka,” pungkas peneliti. (OL-1)
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
SEORANG siswa bunuh diri di NTT. Anak berinisial YBS yang baru menginjak 10 tahun, Psikiater, menekankan bahwa anak berusia 10 tahun sudah memahami konsep kematian
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Penyalahgunaan gas tertawa dapat memicu timbulnya bekuan darah, gangguan hitung darah, serta menghambat fungsi saluran pembuangan (buang air besar dan kecil).
VILPA merupakan akitifitas singkat tetapi intens yang biasa kita lakukan. Durasi setiap aktivitas biasanya hanya 30–60 detik, tetapi intensitasnya cukup tinggi.
Sseorang yang terbiasa terpapar sinar matahari aktif umumnya memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.
Tingkat kematian akibat stroke di Indonesia mencapai 178,3 per 100.000 penduduk (disesuaikan dengan usia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved