Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMIKA Coki Anwar mengatakan, untuk memerankan karakternya di film horor Pusaka, dia harus menghilangkan kesan komedi yang selama ini melekat pada dirinya.
"Pengalaman pertama main di film horor, sama Rizal Mantovani, kan, dia terkenal dengan visual art yang bagus. Di film ini, aku nggak terlalu nunjukin jokes (candaan) atau komedi," kata Coki Anwar, dikutip Minggu (7/7).
Bagi Coki Anwar, pengalaman bermain film horor cukup menegangkan karena genre film yang penuh adegan laga dan berdarah-darah.
Baca juga : Bukie B Mansyur Sebut Pusaka Merupakan Film Gore Pertamanya
Dalam film Pusaka Coki berperan sebagai seorang sekuriti bernama Darmo yang bertugas menjaga rumah sekaligus bertanggung jawab terhadap benda pusaka yang ada di dalam rumah itu.
Baca juga : Ernest Prakasa Berbagi Pengalaman Buat Film dengan Konsep Hitam-Putih
Untuk mendalami karakternya, Coki Anwar mempersiapkan setiap adegannya dengan memainkan ekspresi agar terlihat pas dan tidak dibuat terlalu berlebihan.
"Kalau persiapan khusus lebih ke karena ini film horor ya, apalagi ada adegan di mana kita harus dapetin ekspresi yang pas dan nggak dibuat-buat jadi berlebihan," kata Coki Anwar.
Selama proses syuting, Coki merasa cukup menyenangkan karena tidak sulit membangun ikatan antarpemain meskipun sebagian baru pertama kali kenal dalam film itu.
Baca juga : Dari Podcast, Agak Laen Kini akan Jadi Film
Dia sempat mengalami kecelakaan setelah selesai syuting yang membuatnya harus beristirahat sejenak. Dukungan dari pemain yang datang menjenguknya membuat keakraban makin terasa bahkan setelah syuting film selesai.
Coki pun mengakui dia cukup senang menonton film horor, terutama horor lokal, salah satunya Perempuan Tanah Jahanam karya Joko Anwar.
Dia juga berharap jika mendapatkan kesempatan bermain film lagi, bisa mengeksplorasi peran lain, yaitu karakter antagonis.
Baca juga : Ernest Prakasa Sampaikan Edukasi Lewat Komedi
Pusaka menceritakan tentang rumah peninggalan seorang kolektor benda pusaka yang dititipkan kepada anaknya Randi Wisangko (Bukie B Mansyur) untuk dialihfungsikan menjadi museum. Mayang (Sahila Hisyam) seorang arkeolog datang untuk menganalisis benda-benda pusaka yang ada di rumah tersebut.
Selain Coki Anwar, pemeran film Pusaka lainnya adalah Shareefa Danish, Susan Sameh, Ajil Ditto, dan lainnya.
Disutradarai Rizal Mantovani, Pusaka akan tayang di bioskop mulai 18 Juli 2024. (Ant/Z-1)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Komika Pandji Pragiwaksono secara resmi telah menuntaskan prosesi sidang adat Toraja yang berlangsung selama dua hari, 10-11 Februari 2026.
Usai pemeriksaan yang berlangsung pada Jumat (6/2/2026), Pandji Pragiwaksono menegaskan bahwa dirinya tidak merasa melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Menurut Abdullah, sebagai warga negara, Pandji memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat dan kritik, selama hal tersebut dilakukan dengan cara yang baik.
Proses hukum akan diawali dengan langkah klarifikasi untuk memastikan duduk perkara.
Dalam film Suka Duka Tawa, Enzy Storia memerankan karakter bernama Adin, yang bersinggungan erat dengan dunia komedi tunggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved