Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Enzy Storia Mengaku Hadapi Tantangan Berat Jadi Komika di Film Suka Duka Tawa

Basuki Eka Purnama
23/12/2025 21:24
Enzy Storia Mengaku Hadapi Tantangan Berat Jadi Komika di Film Suka Duka Tawa
Enzy Storia(Instagram @enzystoria)

AKTRIS Enzy Storia membagikan pengalaman penuh tantangan saat terlibat dalam proyek film terbaru garapan sutradara Aco Tenriyagelli, Suka Duka Tawa. Meski dikenal memiliki persona yang jenaka di layar kaca, Enzy mengaku sempat mengalami stres saat harus melakoni adegan sebagai seorang komika atau pelaku stand-up comedy.

Dalam film ini, Enzy memerankan karakter bernama Adin, yang bersinggungan erat dengan dunia komedi tunggal. Baginya, berdiri di atas panggung dan membawakan materi komedi ternyata jauh lebih sulit daripada yang dibayangkan. Ia bahkan harus melakukan pengambilan gambar (retake) berkali-kali demi mendapatkan nuansa yang tepat.

“Kalau gue stres banget sih, maksudnya pernahlah melakukan kayak cuma dikit-dikit doang, tapi ketika diadeganin dan memerankan karakter emang stand up. Itu gue ngulang-ngulang sih jujur karena enggak segampang itu stand up,” ungkap Enzy, dikutip Selasa (23/12)

Beda ‘Hawa’ Komedi

Menurut Enzy, kesulitan utama menjadi seorang komika terletak pada ketidakpastian respons penonton terhadap materi yang dibawakan. Ada beban mental tersendiri ketika seorang penampil harus memastikan pesan lucunya tersampaikan dengan baik kepada audiens yang beragam.

Ia juga merasa bahwa gaya komedi aslinya berbeda dengan struktur stand-up comedy yang cenderung memiliki penulisan materi yang ketat. 

“Kita punya materi menurut kita lucu terus enggak tahu menurut orang gimana. Dan ada hawa gue lebih ke ngelenong ya daripada ke stand up,” tambahnya.

Beradu Akting dengan Para Komika

Tantangan Enzy tidak berhenti pada penguasaan materi. Dalam film Suka Duka Tawa, ia harus beradu akting dengan para komika berbakat yang tergabung dalam geng stand-up ABG, yaitu Arif Brata, Bintang Emon, dan Gilang Bhaskara. Kehadiran mereka di lokasi syuting sempat membuat Enzy kewalahan karena harus menahan tawa di tengah adegan serius.

Meski awalnya penuh tawa di balik layar, Enzy memuji profesionalisme rekan-rekan komikanya tersebut saat kamera mulai merekam. Ia melihat bagaimana para komika ini mampu masuk ke dalam karakter dengan kedalaman emosi yang luar biasa.

“Pas kita sudah berempat, acting coach cuma lihat-lihatan doang dan juga masih tertawa main sama mereka gitu, tapi ternyata mereka profesional banget pas sudah di set kayak benar-benar inner monolognya tuh ada banget,” tuturnya.

Tentang Film Suka Duka Tawa

Suka Duka Tawa menandai debut penyutradaraan film panjang bagi Aco Tenriyagelli. Film ini mengikuti perjalanan seorang komika muda bernama Tawa, yang mencoba mengolah luka masa kecilnya menjadi materi komedi di atas panggung.

Selain Enzy Storia dan jajaran komika papan atas, film ini juga didukung oleh jajaran aktor kawakan seperti Teuku Rifnu Wikana, Marissa Anita, Abdel Achrian, Nazira C. Noer, hingga Mang Saswi. Bagi para pecinta film tanah air, Suka Duka Tawa dijadwalkan akan menghiasi layar bioskop mulai 8 Januari 2026. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya