Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
ADAPTASI novel fenomenal karya Leila S Chudori, Laut Bercerita, ke layar lebar menjadi tantangan tersendiri bagi para pemerannya.
Aktor utama Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis, baik dalam bentuk literatur maupun naskah film.
Dalam konferensi pers peluncuran teaser pertama Laut Bercerita di Jakarta, Selasa (24/2), Reza menegaskan bahwa transisi karakter dari versi film pendek ke film panjang tidak mengalami pergeseran sifat yang drastis. Baginya, konsistensi adalah kunci dalam memerankan tokoh ikonik tersebut.
“Yang jelas bahwa dari film pendek ke panjang tidak ada karakter yang berbeda secara signifikan. Saya akan berpegang pada novel dan skenario karena deskripsi karakter tetap sama,” ujar Reza.
Meskipun film ini mengangkat tema perjuangan demokrasi yang berat dan penuh ketegangan di era Orde Baru, Reza memiliki metode unik untuk membangun kedekatan dengan rekan setimnya.
Alih-alih terus bersikap formal, ia justru memilih pendekatan yang santai dan cair guna mencairkan suasana di lokasi syuting.
Ia mengaku sering mengajak pemeran lain berbincang ringan atau sekadar melontarkan candaan receh di sela-sela waktu istirahat.
Langkah ini diambil karena intensitas emosional dalam adegan-adegan film tersebut sangat tinggi.
“Saya lebih ngobrol ngalor ngidul,” katanya.
Ia menambahkan bahwa obrolan santai tersebut menjadi penyeimbang yang penting sebelum mereka kembali masuk ke dalam adegan-adegan yang serius dan menguras energi.
Kisah Laut Bercerita tidak lepas dari dinamika Geng Winatra, kelompok mahasiswa lintas fakultas yang menjadi motor penggerak perlawanan. Kelompok ini berisikan karakter-karakter kuat seperti Kinan, Laut, Gusti, Naratama, Sunu, Alex, dan Daniel.
Dewa Dayana, yang memerankan sosok Sunu, menilai bahwa menyatukan berbagai karakter di Winatra bukanlah perkara sulit.
Menurutnya, latar belakang karakter yang sama-sama memiliki jiwa muda mempermudah terciptanya kesadaran kolektif yang otentik melalui diskusi-diskusi yang dilakukan selama proses produksi.
Senada dengan hal tersebut, Kevin Julio yang berperan sebagai Daniel Tambunan, mengaku merasakan ikatan emosional yang sangat mendalam selama proses syuting berlangsung.
Baginya, pengalaman di proyek ini memberikan kesan persahabatan yang melampaui pekerjaan profesional biasanya.
“Satu yang pingin saya sampaikan, saya merasakan sesuatu persahabatan yang tidak pernah saya rasakan di luar sana,” ungkap Kevin.
Melalui kombinasi riset mendalam terhadap novel dan kedekatan personal antarpemain, para aktor berharap dapat menghadirkan semangat perjuangan para aktivis mahasiswa tersebut secara jujur kepada penonton. (Ant/Z-1)
Leila S Chudori mengakui bahwa ia harus bersikap ikhlas saat sejumlah adegan yang ia cintai dalam bukunya, Laut Bercerita, terpaksa dihilangkan.
Film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar menjadi debut Magistus Miftah setelah ia berhasil menembus audisi yang diikuti ratusan pendaftar.
Dalam pidato kemenangannya di BAFTA, Robert Aramayo memberikan penghormatan kepada John Davidson, seorang aktivis sindrom Tourette yang menjadi inspirasi di balik pembuatan film I Swear.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Di film Surat Untuk Masa Mudaku, Millo Taslim beradu peran dengan aktor Fendy Chow yang memainkan karakter Kefas versi dewasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved