Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Amanda Manopo membuktikan profesionalismenya di industri perfilman tanah air. Meski tengah berbadan dua, ia tetap hadir menyapa penggemar dalam acara promosi film drama terbarunya, Jangan Buang Ibu, akhir pekan lalu.
Dalam film yang diadaptasi dari novel populer Jangan Buang Ibu, Nak! karya Wahyu Dera Priangga ini, Amanda mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya menjadi tantangan tersendiri selama proses produksi.
"Tantangannya aku di sini itu aku posisinya lagi hamil," ujar Amanda di hadapan pengunjung yang memadati area Senayan City.
Keterlibatan Amanda dalam proyek ini dimulai tepat saat ia memasuki trimester pertama kehamilan.
Dalam alur cerita, ia berperan sebagai satu-satunya anak perempuan di keluarga Ibu Ristiana (diperankan oleh Nirina Zubir). Karakter yang dimainkannya memegang peranan krusial sebagai penengah di antara dua saudara laki-lakinya.
Sebagai anak perempuan di tengah keluarga tersebut, Amanda dituntut memerankan sosok yang memiliki kepekaan tinggi. Ia harus menjadi pendengar yang baik, namun juga berani bersuara demi menjaga keutuhan komunikasi di antara kakak dan adiknya.
Pengalaman akting ini diakui Amanda sangat menarik, mengingat di kehidupan nyata ia merupakan anak bungsu dari dua bersaudara.
Kondisi kehamilan ternyata tidak menghalangi Amanda untuk menyebarkan energi positif kepada rekan kerja. Nirina Zubir, yang berperan sebagai ibu dalam film tersebut, memuji kemurahan hati Amanda selama berada di set syuting.
Menurut Nirina, Amanda kerap memanjakan rekan-rekannya dengan berbagai jenis makanan.
"Dia sediakan makanan banyak ke set karena selain dia lagi hamil, dia juga senang bikin orang lain senang. Jadi kayak, 'Mau makan apa, kak? Mau makan apa? Mau pesan apa? Ayo ayo ayo'. Thank you ya," ungkap Nirina dengan nada apresiatif.
Amanda sendiri mengaku sangat menikmati momen berbagi kebahagiaan tersebut. Baginya, proses produksi film ini merupakan perpaduan antara tantangan fisik dan pengalaman kerja yang menyenangkan.
Meski antusiasme penonton sudah terlihat tinggi, pihak produksi masih merahasiakan tanggal pasti perilisan film ini. Produser film Jangan Buang Ibu, Agung Saputra, hanya memberikan bocoran bahwa film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada musim liburan 2026 mendatang.
Terkait jadwal tersebut, Nirina Zubir berharap agar penayangan film yang juga dibintangi oleh aktor Dwi Sasono ini tidak terlalu dekat dengan perayaan Natal.
Harapannya, penonton bioskop Indonesia tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menyaksikan kisah drama keluarga yang menyentuh ini. (Ant/Z-1)
Film ini berlatar pada 2100, ketika bumi dilanda krisis air bersih yang sangat parah dan mengancam kehidupan.
Aktor sekaligus produser eksekutif, Iko Uwais, menekankan pentingnya mengalihkan energi agresivitas anak muda ke ranah kreatif.
Film Ikatan Darah yang disutradarai oleh Sidharta Tata ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 30 April 2026.
Bagi Derby Romero, terlibat dalam proyek film Ikatan Darah adalah perwujudan dari impian lama.
Meskipun dikenal dengan latar belakang komedi, keterlibatan Rahmet Ababil di film Ikatan Darah disebut-sebut akan menjadi salah satu elemen paling "menonjol".
Aktor sekaligus produser eksekutif, Iko Uwais, menekankan pentingnya mengalihkan energi agresivitas anak muda ke ranah kreatif.
Bagi Derby Romero, terlibat dalam proyek film Ikatan Darah adalah perwujudan dari impian lama.
Meskipun dikenal dengan latar belakang komedi, keterlibatan Rahmet Ababil di film Ikatan Darah disebut-sebut akan menjadi salah satu elemen paling "menonjol".
Bagi para aktor, membintangi film aksi, seperti Ikatan Darah, bukan sekadar menghafal dialog, melainkan juga menuntut ketangkasan fisik yang mumpuni.
Charitra Chandran akan memerankan Nefertari Vivi, karakter ikonik One Piece yang diperkenalkan sebagai pemburu bayaran berambut biru dengan masa lalu rahasia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved