Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Pandji Pragiwaksono Tegaskan tidak Berniat Menista Agama dalam Spesial Mens Rea

Abi Rama
07/2/2026 11:58
Pandji Pragiwaksono Tegaskan tidak Berniat Menista Agama dalam Spesial Mens Rea
Komika Pandji Pragiwaksono(MI/Abi Rama)

KOMIKA senior Pandji Pragiwaksono memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan klarifikasi terkait dugaan penistaan agama dalam materi stand-up comedy miliknya yang bertajuk Mens Rea

Usai pemeriksaan yang berlangsung pada Jumat (6/2/2026), Pandji menegaskan bahwa dirinya tidak merasa melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.

Ditemui awak media di lokasi, Pandji menyatakan telah kooperatif dalam menjawab seluruh poin pertanyaan yang diajukan oleh tim penyidik. Ia mengaku tenang dan siap mengikuti seluruh tahapan hukum yang berlaku.

“Ya saya tadi menjalani prosesnya, saya coba untuk jawab pertanyaan dari polisi sebaik mungkin. Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistaan agama,” ujar Pandji tegas.

Ia menambahkan bahwa proses klarifikasi tersebut berjalan tanpa kendala berarti. 

“Jadi prosesnya tadi jalan dengan cukup lancar, pertanyaannya terjawab dan kita ikutin prosesnya saja,” tuturnya.

Mengedepankan Ruang Dialog

Persoalan ini bermula dari tayangan spesial Pandji di platform Netflix berjudul Mens Rea, yang memicu gelombang keberatan dari sejumlah pihak. 

Laporan resmi dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada 8 Januari 2026 oleh kelompok masyarakat yang menamakan diri Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka menilai materi tersebut mengandung unsur penghinaan yang melampaui batasan kritik.

Menanggapi polemik tersebut, Pandji menekankan bahwa esensi dari sebuah karya seni sangat bergantung pada penangkapan makna oleh penontonnya. 

Oleh karena itu, ia selalu membuka pintu bagi pihak-pihak yang merasa keberatan untuk berdiskusi secara langsung demi menjernihkan perbedaan tafsir.

“Saya selalu membuka ruang untuk dialog dan secara historis juga ada terlalu banyak bukti yang menunjukkan bahwa dalam sebuah kesalahpahaman atau ada ketidaksesuaian penangkapan makna dari karya seni saya, saya selalu bersedia untuk dialog. Bahkan saya sama Haris berkata tentu langkah lebih baik kalau kita duduk bareng dan mencoba menyampaikan maksudnya,” jelas Pandji.

Langkah Persuasif Sebelum Pemeriksaan

Sebagai bentuk iktikad baik, sebelum memenuhi panggilan kepolisian, Pandji diketahui telah berinisiatif mendatangi Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Langkah ini diambil untuk memberikan penjelasan langsung mengenai konteks dan latar belakang materi Mens Rea dari sudut pandang kreatif kepada organisasi keagamaan tersebut.

Kini, nasib perkara ini berada di tangan penyidik Polda Metro Jaya untuk menentukan apakah laporan tersebut akan dinaikkan ke tahap penyidikan atau diselesaikan melalui jalur mediasi, mengingat adanya komitmen dialog yang terus didorong oleh pihak terlapor. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya