Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Ruth Sahanaya mengaku menikmati akting setelah menjajal berlakon dalam film Glenn Fredly The Movie, yang disutradarai Lukman Sardi.
Setelah berkecimpung di industri musik selama sekitar 40 tahun, diva yang biasa disapa Uthe itu mengaku merasakan tantangan, suasana, dan ritme kerja baru ketika bermain film.
"Di dunia film ini, saya ternyata mulai menikmati, tampaknya saya mulai menikmati," kata Uthe, dikutip Kamis (16/5).
Baca juga : Ruth Sahanaya Akui Sulit Berperan Sebagai Tokoh Tegar di Glenn Fredly The Movie
Uthe berperan sebagai Linda, ibu penyanyi Glenn Fredly dalam film Glenn Fredly The Movie dan menemukan bakat baru dalam dirinya.
"Ketika mencoba kemarin ternyata bisa, 'Oh ternyata kok bisa ya saya'," katanya lalu tertawa kecil.
Perempuan kelahiran 1 September 1966 itu bersyukur bisa berada dalam lingkungan yang sangat suportif saat pertama kali berakting. Mulai dari sutradara, produser, lawan main, hingga kru film.
Baca juga : Ruth Sahanaya Debut Lewat Film Glenn Fredly The Movie
Sebelum proses syuting film Glenn Fredly The Movie dimulai, istri aktor sekaligus pengusaha Jeffry Waworuntu itu selama sekitar satu bulan menjalani pelatihan akting.
"Saya sampai 'Aduh sorry ya kalau misalnya harus take ulang', karena mereka kan semua sudah profesional ya, cuma saya yang baru pertama kali main film. Jadi, asli saya itu bolak balik minta maaf, tapi saya bersyukur sekali dapat tim yang luar biasa mendukung saya," katanya.
Uthe menyampaikan keluarganya selalu menekankan pentingnya memaafkan dan menyampaikan permintaan maaf ketika melakukan kesalahan.
Baca juga : Profil Idol Group JKT48 Zee, Pemeran Utama Film “Ancika: Dia yang Bersamaku 1995”
"Saya selalu belajar dari orangtua saya, bahwa kita jadi orangtua jangan pernah gengsi minta maaf, bukan berarti kita orangtua harus selalu benar, kalau kita salah ya minta maaf. Itu yang juga membuat mereka akhirnya jadi pemaaf dan menghormati satu sama lain," katanya.
Selanjutnya, Uthe berharap bisa kembali berlakon dan memerankan peran yang lebih menantang dan kompleks, termasuk peran antagonis.
"Kalau kemarin jadi mamanya Glenn ya memang jadi mamak-mamak seperti karakter asliku, walaupun tetap sulit ya perannya," katanya.
Baca juga : Jay Chou dan Stephen Chow Beri Sinyal Kolaborasi
"Namun, aku akan akan senang juga kalau tiba-tiba dapat tawaran antagonis misalnya ibu yang judes, atau ibu dengan masalah kejiwaan, karakter humoris, atau yang sifatnya bisa lebih mengasah skill aktingku," tambah Uthe.
Ruth Sahanaya, yang sudah memiliki 18 album solo, akan mengadakan konser bertajuk 40 Tahun SIMFONI DARI HATI untuk merayakan empat dekade berkarya di dunia musik.
Konser Ruth Sahanaya itu akan dilaksanakan di Jakarta pada 22 Juni 2024. (Ant/Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved