Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI perfilman Indonesia kembali menyambut kehadiran darah segar. Rumah produksi Leo Pictures secara resmi memperkenalkan 10 pemeran baru yang berhasil lolos melalui ajang pencarian bakat akting daring (online casting). Para talenta muda ini dipersiapkan untuk membintangi film terbaru bertajuk Jangan Buang Ibu.
Langkah ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Leo Pictures untuk membuka pintu bagi anak muda berbakat masuk ke industri layar lebar. Produser Leo Pictures, Agung Saputra, menyatakan bahwa misi utama dari pencarian ini adalah menemukan penerus kesuksesan aktor-aktor muda yang telah lebih dulu bersinar.
"Kami ingin mencari penerus (the next)-nya Saputra Kori," ujar produser Agung Saputra saat memperkenalkan para pemeran baru tersebut di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat.
Kehadiran para pendatang baru ini tidak main-main. Mereka akan mendapatkan kesempatan emas untuk beradu peran dengan jajaran aktor senior seperti Nirina Zubir dan Dwi Sasono. Langkah ini mengulang kesuksesan Saputra Kori yang mengawali kariernya melalui ajang serupa pada film Bila Esok Ibu Tiada arahan sutradara Rudi Soedjarwo pada 2024 lalu.
Agung menekankan bahwa kali ini film Jangan Buang Ibu disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu. Hadrah sendiri dijuluki sebagai Ratu Horor karena film-film garapannya kerap menjadi box office di Indonesia. Para pemeran yang dipilih adalah mereka yang dinilai memiliki karakter kuat dan kemampuan akting yang sesuai dengan kebutuhan naskah.
Berikut adalah daftar 10 talenta baru yang siap mewarnai layar lebar Indonesia:
| Nama Pemeran | Peran dalam Film |
|---|---|
| Aishwa Ayu | Nina |
| Evelyn Hutani | Marina |
| Chema Mahrey | Galuh |
| Aura Prameswari | Cecillia April |
| Bian Lahat | Aldo Geraldo |
| Santi Schubert | Tia |
| Danty Istikha | Putri Sari |
| Daffa Saputra | Daffa |
| Andri Aan | Andri |
| Joshua Boy | Joshua |
Saputra Kori, yang dulu diorbitkan dari online casting, kini dipercaya menjadi salah satu pemeran utama. Ia memerankan tokoh Tria, anak ketiga di dalam keluarga Ibu Ristiana (Nirina Zubir). Kori pun membagikan tips suksesnya kepada para junior.
"Satu prinsip aku adalah aku enggak pernah menyepelekan hal-hal kecil. Jadi walaupun waktu itu adegan aku sedikit banget, aku benar-benar baca skripnya," ujar Kori di hadapan para pendatang baru.
Meski sempat merasa kurang percaya diri saat harus beradu peran dengan aktor populer seperti Refal Hady dan Amanda Manopo, Kori mengaku banyak terbantu oleh proses reading di bawah bimbingan Hadrah Daeng Ratu. Karakter Tria pun dirasanya sangat personal karena memiliki kesamaan nama dengan adiknya di kehidupan nyata.
Dukungan dari para penggemar setianya, Korizen, semakin memotivasi Kori untuk memberikan penampilan terbaik. Film Jangan Buang Ibu dijadwalkan akan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada musim liburan 2026.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Amanda Manopo mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya menjadi tantangan tersendiri selama proses produksi.
Aktor sekaligus produser eksekutif, Iko Uwais, menekankan pentingnya mengalihkan energi agresivitas anak muda ke ranah kreatif.
Bagi Derby Romero, terlibat dalam proyek film Ikatan Darah adalah perwujudan dari impian lama.
Meskipun dikenal dengan latar belakang komedi, keterlibatan Rahmet Ababil di film Ikatan Darah disebut-sebut akan menjadi salah satu elemen paling "menonjol".
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved